Untuk Bangsa Lebih Baik, Korban Banjir Demak Masih Antusias Ikuti Pemilu 2024

BETANEWS.ID, DEMAK – Warga Kabupaten Demak yang terdampak banjir masih antusias untuk mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan digelar dua hari lagi, Rabu (12/2/2024). Meski rumahnya terendam hingga 3 meter, mereka merasa perlu ikut pesta demokrasi untuk menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan.

Korban banjir, Acih (60). mengatakan, saat ini rumahnya kebanjiran setinggi genting. Oleh karena itu, ia bersama keluarga mengungsi di Kudus. Meski begitu, ia masih antusias untuk ikut Pemilu 2024.

“Walau terkena bencana banjir, saya masih kepikiran untuk ikut Pemilu,” ujar Warga Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar itu, Senin (12/2/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Sempat Surut, Banjir Demak Naik Lagi 50 Cm, Warga Kembali Waswas

Oleh Sebab itu, Acih mengaku, sengaja datang ke posko banjir yang ada di Jembatan Tanggulangin. Selain untuk melihat rumahnya yang masih kebanjiran dan terlihat gentingnya saja, juga mau cari informasi terkait Pemilu 2024 yang digelar dua hari lagi.

“Saya datang ke sini (Posko Jembatan Tanggulangin) selain melihat rumahku yang masih kebanjiran juga cari informasi terkait Pemilu ke tetangga yang juga korban banjir. Siapa tahu mereka punya informasi Pemilu, bagaimana teknisnya pencoblosannya dan lain sebagainya, gitu,” bebernya.

Hal senada juga dikatakan Budiono (41). Warga Desa Magersari, Kecamatan Karanganyar itu tetap antusias ikut Pemilu meski rumahnya kebanjiran lebih dari 2 meter.

“Saya masih tetap antusias ikut Pemilu. Sebab, ikut serta dalam Pemilu merupakan hak warga negara, termasuk saya dan warga Demak lain yang jadi korban banjir,” ujar Budiono.

Namun, ia belum tahu Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos, karena hingga saat ini banjir masih tinggi dan belum ada tanda-tanda untuk segera surut.

Baca juga: Pemilu 2024 di Demak ‘Dihantui’ Banjir, TPS Akan Ditempatkan di Lokasi Pengungsian 

“Informasinya, untuk warga Demak yang terdampak banjir pelaksanaan Pemilunya ditunda. Entah benar atau tidak informasinya itu. Yang jelas, kami masih antusias untuk ikut Pemilu 2024, sebab itu hak kita, kok,” tandasnya.

Sementara itu, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, terdapat 2 kecamatan yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan, yakni Kecamatan Gajah dan Kecamatan Karanganyar. Sementara desa yang terdampak ada 19 desa.

Untuk warga yang terdampak ada 7.669 kepala keluarga (KK) serta 28.287 jiwa. Sedangkan korban banjir yang mengungsi ada 20.772 jiwa.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER