Tradisi Dandangan Dimulai 1 Maret, Tak Lagi di Alun-Alun Kudus tapi Jumlah Pedagang Lebih Banyak   

BETANEWS.ID, KUDUS – Tradisi penyambut Bulan Suci Ramadan di Kabupaten Kudus yakni Dandangan akan digelar mulai 1 Maret hingga akhir Sya’ban. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan menggandeng event organizer (EO) untuk menyelenggarakan acara yang menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional itu. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kudus, Andi Imam Santoso, menyampaikan, alasan penyelenggaraan Dandangan diserahkan ke EO dikarenakan keterbatasan anggaran. 

“Alasannya, anggaran kami tidak mampu untuk memback-up penyelenggaraan kegiatan besar seperti Dandangan. Anggaran kami kecil, jadi kita serahkan ke EO,” ujar Andi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/2/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Pj Bupati Kudus Pastikan Tradisi Dandangan Digelar Lagi Tahun Ini

Dengan Tradisi Dandangan diserahkan ke EO, lanjut Andi, pihaknya hanya akan mengeluarkan anggaran untuk pengamanannya saja. Sehingga, tentunya akan lebih hemat dalam pengelolaan anggaran. 

“Adminsitrasinya lebih tertib. Serta tetap bisa mendapatkan pendapatan,” beber Andi. 

Sampai saat ini Andi belum membuka pendaftaran pedagang, karena pihaknya masih mematangkan konsep acara. Meski begitu, sudah ada beberapa PKL yang ingin daftar dan booking stand. 

Untuk jumlah PKL yang dilibatkan, kata Andi, akan lebih banyak dari pada tahun sebelumnya, dengan kuota 75 persen PKL lokal dan sisanya dari lain daerah.

Baca juga: Tradisi Dandangan Ditetapkan Kemendikbud sebagai Warisan Budaya Takbenda

“Tradisi Dandangan tahun ini tidak akan ada stand pedagang di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus steril,” beber Andi. 

Andi berharap, gelaran Tradisi Dandangan bisa berjalan lancar dan lebih meriah, serta banyak pengunjung. Sehingga, terjadi transaksi jual beli dan ekonomi kerakyatan bisa berjalan. 

“Semoga saja Tradisi Dandangan berjalan lancar dan roda ekonomi masyarakat berputar dengan baik. Intinya semoga masyarakat gembira dan bahagia,” harap Andi. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER