31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Soal Polemik Pelantikan Perades, Kajari Kudus: ‘Sepanjang Sesuai Regulasi, Lanjutkan’ 

BETANEWS.ID, KUDUS – Polemik hasil tes seleksi perangkat desa yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjajaran (Unpad) Februari 2023 lalu masih bergulir. Sampai saat ini, masih ada 137 orang yang nasibnya terkatung-katung menunggu kepastian pelantikan. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, Henriyadi W Putra, menyampaikan, pihaknya telah memberikan pendapat hukum kepada pemerintah desa terkait persoalan hasil seleksi perades. Menurutnya, sepanjang regulasinya sudah sepenuhnya dijalankan, maka bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya. 

“Kita memang secara kewenangan tidak bisa memerintahkan dilantik atau tidak. Tetapi sepanjang prosesnya sudah dijalankan sesuai regulasi, lanjutkan, teruskan saja,” ujarnya di Desa Bulungkulon, Kecamatan Jekulo, belum lama ini.

Baca juga: Pj Bupati Kudus Hasan Chabibie Komitmen Selesaikan Masalah Pelantikan Perades 

Terkait nantinya ada gugatan atau tuntutan, sebutnya, hal itu memang sudah ranahnya dan sudah disediakan oleh hukum. Namun yang jelas, ketika proses seleksi perades sudah diserahkan sepenuhnya ke pemerintah desa, maka itu harus dilaksanakan. 

“Sebab, ketika tidak dilanjutkan, maka tentu akan ada konsekuensi hukumnya. Bagaimana proses seleksi yang mereka lakukan, serta anggaran yang sudah desa keluarkan, outputnya seperti apa, tentu harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya. 

Ketika tak ada outputnya, lanjut Henriyadi, berarti proses yang diselenggarakan itu akan jadi catatan. Nanti apakah Inspektorat akan turun atau Badan Pemeriksa Keuangan akan melakukan audit terkait dengan penggunaan anggaran pelaksanaan perades. 

“Jika memang ada temuan dan tak ada outputnya berarti potensi kerugian negara akan muncul,” jelasnya.

Baca juga: Diduga Terjadi Penyimpangan, Kejari Kudus Segera Usut Sengkarut Perades 

Saat ini, ungkapnya, Kejari Kudus siap menindaklanjuti laporan dari masyarakat. Apalagi kasus sengkarut seleksi perades ini jadi atensi Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung.  

“Terkait kasus perades ini, Kita juga ada surat dari Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung dan harus kita tindaklanjuti,” imbuhnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER