Momen Gubernur Jateng ‘Cosplay’ Jadi Wartawan Saat Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Momen unik terjadi saat kunjungan kerja Menteri Perdagangan Budi Santoso di Pasar Baru Kudus, Kamis (12/3/2026). Di tengah sesi wawancara dengan awak media, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendadak “cosplay” menjadi wartawan dengan merekam pernyataan Mendag menggunakan ponsel milik salah satu jurnalis.

Peristiwa itu terjadi usai rombongan meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Kudus menjelang Lebaran. Saat para jurnalis mulai mewawancarai Mendag, Ahmad Luthfi tiba-tiba mengambil sebuah handphone milik wartawan dan ikut merekam jalannya wawancara layaknya reporter di lapangan.

Aksi spontan tersebut sontak mengundang senyum para awak media yang berada di lokasi.

-Advertisement-

Dalam sidak tersebut, Mendag Budi Santoso menjelaskan bahwa pemerintah rutin memantau harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan, termasuk Ramadan dan Lebaran. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan turun langsung ke pasar.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan sebenarnya memiliki aplikasi pemantauan harga bernama Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga di ratusan pasar di seluruh Indonesia.

Baca juga: 90 Persen Lulusan Sekolah Vokasi di Jateng Terserap Tenaga Kerja

“Melalui aplikasi itu kita bisa memantau harga kebutuhan pokok di sekitar 550 titik pasar di lebih dari 540 kabupaten dan kota. Tapi kita tetap turun langsung ke pasar untuk memastikan ketersediaan barang dan harga di lapangan,” ujar pria yang akrab disapa Busan tersebut.

Ia menambahkan, kehadiran pemerintah di pasar juga memiliki dampak psikologis bagi pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.

“Kalau pemerintah turun langsung ke pasar, biasanya pedagang juga ikut menjaga harga agar tetap terkendali,” bebernya.

Dari hasil pemantauan di Pasar Baru Kudus, lanjut Busan, sebagian besar harga kebutuhan pokok dinilai masih relatif stabil. Harga daging ayam tercatat sekitar Rp40 ribu per kilogram, telur sekitar Rp30 ribu per kilogram, sementara harga cabai rawit yang sebelumnya sempat menyentuh Rp100 ribu kini mulai turun di kisaran Rp70 ribu per kilogram.

“Selain itu, harga cabai merah dan cabai hijau disebut masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). Sementara stok beras dan minyak goreng juga dinilai dalam kondisi aman,” ungkapnya.

Busan memastikan pemerintah akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok di seluruh daerah. Koordinasi juga dilakukan secara rutin dengan pemerintah daerah, distributor, serta pemasok untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

“Kami ingin masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dan merayakan Lebaran dengan tenang karena harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan pasokan tersedia,” tandasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER