BETANEWS.ID, JEPARA – Said Iqbal, Presiden Partai Buruh mengatakan bahwa berdasarkan hasil survei internal Partai Buruh kepada 8,1 juta buruh di Indonesia, 7,2 juta buruh sudah yakin memilih Partai Buruh pada pemungutan suara Pemilu, 14 Februari mendatang.
Dari hasil survei, ia juga meyakini partai buruh pada gelaran pesta demokrasi tahun ini mampu memiliki wakil anggota DPR RI di Senayan utamanya yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapi) Jawa Tengah.
Baca Juga: Jalur Demak-Jepara-Kudus Mulai Dipadati Kendaraan Bermuatan Berat
“Survei internal, saat buruh ditanya apakah akan memilih partai buruh? hasil elektabilitasnya sudah 4,778 persen, dengan demikian kami percaya Jateng akan menyumbangkan kursi DPR RI,” katanya saat Kampanye Akbar Partai Buruh di Lapangan Mayong, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepar, Jum’at (9/2/2024).
Partai Buruh sendiri memiliki target minimal 20 kursi dan maksimal 30 kursi anggota DPR RI. Tiga sampai empat kursi anggota DPRD Provinsi, dan minimal memiliki satu fraksi di masing-masing DPRD Kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Untuk mencapai target tersebut, selain berdasarkan hasil survei, strategi yang dilakukan Partai Buruh yaitu dengan mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan kelas pekerja namun tidak diangkat oleh serikat buruh menjadi isu politik.
Seperti Undang-Undang (UU) Pengupahan, UU Pekerja Rumah Tangga (PRT), membuat kembali UU Petani serta UU yang berkaitan dengan korupsi.
“Karena partai buruh adalah anti korupsi, hidupkan kembali seperti awalnya dan Omnibus Law harus dicabut yang menjadi biang kerok selama ini,” katanya.
Meskipun saat ini, beberapa serikat buruh sudah ada yang memutuskan dukungannya kepada salah satu pasangan Calon Presiden – Wakil Presiden, menurut Said Iqbal dukungan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap perolehan suara Partai Buruh.
Sebab menurutnya Partai Buruh sudah didukung oleh empat federasi serikat pekerja tersebesar di Indonesia dan 80 persen anggotanya bergabung di Partai Buruh.
Adapun empat serikat pekerja tersebut yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dengan jumlah anggota masing-masing 2,2 juta orang.
Baca Juga: Musim Baratan Tiba, Bagaimana Nasib Warga Karimunjawa?Â
Kemudian Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dengan jumlah anggota hampir satu juta orang, dan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dengan jumlah anggota hampi 900 ribu orang.
“Itu (yang mendukung Palon) serikat buruh yang kecil-kecil, partai buruh punya empat serikat pekerja yang besar, 80 persen anggota serikat buruh bergabung disini. Memang mereka ada 100 serikat buruh tetapi anggotanya paling hanya 500-700. Saya nggak mengecilkan mereka ya, tapi empat konfederasi besar ada disini (Partai Buruh),” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

