31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Jalur Demak-Jepara-Kudus Mulai Dipadati Kendaraan Bermuatan Berat

BETANEWS.ID, JEPARA – Kondisi lalu lintas dari Desa Welahan sampai menuju Perempatan Mayong yang saat ini menjadi jalur utama kendaraan baik dari arah Kudus menuju Semarang maupun sebaliknya, sampai Jum’at (9/2/2024) sore terpantau masih cukup padat.

Rata-rata kendaraan yang melintas didominasi truk tronton, bus pariwisata, serta mobil pribadi dengan plat luar kota Jepara. Beberapa titik kemacetan sempat terjadi yang menyebabkan pengendara harus berhenti sebentar.

Baca Juga: Evakuasi Warga Korban Banjir Demak Terkendala Arus, 4 Perahu Relawan Sempat Terbalik

Mulai dari pertigaan jalan alternatif Mayong-Kudus yang menjadi jalan keluar kendaraan dari arah Kudus menuju Semarang, serta menjadi jalan masuk kendaraan dari arah Semarang menuju kudus.

Kemudian di jalan kali boom lama yang terdapat gang masuk warga menuju Desa Bugo juga membuat kendaraan harus berhenti. Kemacetan di titik tersebut juga membuat pengendara yang melintas di Jembatan Sungai SWD II, harus bersabar untuk melajukan kendaraannya dengan pelan.

Sedangkan di Perempatan Kalipucang, karena lampu lalu lintas di daerah tersebut di flash oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara membuat pengendara juga harus bersabar saat melintas di jalan tersebut.

“Untuk lampu merah di Perempatan Kalipucang kami buat flash, agar tidak terjadi penumpukan arus. Jadi kendaraan dari arah Semarang menuju Jepara bisa jalan terus,” kata Iptu Sarmo, BKO Satlantas Polres Jepara di Pertigaan Gotri.

Kemudian dari arah Perempatan Kalipucang menuju Pertigaan Gotri terdapat beda tinggi permukaan jalan, sehingga pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati saat melintas di samping kiri kendaraan besar.

Estimasi waktu yang dibutuhkan pengendara dengan melawati jalur sementara, yakni Trengguli, Demak – Gotri, Jepara – Kudus adalah sekitar 95 menit.

Rekayasa arus lalu lintas juga diberlakukan di Perempatan Pasar Mayong, dimana lampu lalu lintas di daerah tersebut juga di buat flash. Selain itu kendaraan besar dengan kapasitas sumbu tiga ke atas, tidak diperbolehkan belok ke arah kiri yang melintasi jalan Desa Paren.

“Untuk kendaraan sumbu tiga ke atas tidak boleh belok ke arah kiri menuju Desa Paren, kami sarankan tetap lurus. Karena kalau kendaraan sumbu tiga ke atas masuk ke jalan desa, ketika ada persimpangan akan menimbulkan macet,” jelasnya.

Baca Juga: Jalur Pantura Lumpuh Diterjang Banjir, Jalan Jepara-Demak Padat Merayap 

Karena masih padatnya arus lalu lintas, ia menghimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas.

“Tidak perlu ugal-ugalan dan tetap tertib serta mentaati peraturan petugas kami yang di lapangan. Agar perjalanan juga dapat berjalan dengan lancar,” pesannya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER