Djarum Foundation Hijaukan 567 Hektare Bukit Patiayam Hanya dalam 4 Tahun 

Ketua Kelompok Tani Wonorejo, Mashuri, menyebut, kegiatan penanaman yang konsisten dilakukan tiap tahun mendorong anggota komunitas tani untuk bergabung. Mulanya hanya 111 petani yang tertarik menanam pohon di sela-sela lahan tebu dan jagung pada 2020. Kini, anggotanya sudah mencapai 1.291 petani. 

“Apalagi sekarang bibit yang ditanam sudah mulai berkembang dan menghasilkan. Sekalipun butuh waktu tahunan pada awal pertumbuhannya untuk mencapai panen, kami percaya, tanaman ini bisa dinikmati dalam jangka panjang, sehingga bernilai ekonomi bagi kami dan generasi mendatang,” kata Mashuri. 

Dia mengatakan, Kelompok Tani Wonorejo  mengampu lahan 300 hektare di Bukit Patiayam. Sementara lahan yang sudah ditanami pohon ada 50 hektare dengan total kurang lebih 14 ribuan pohon mangga dan petai. 

-Advertisement-

Baca juga: Terancam Punah, Djarum Foundation Berhasil Deteksi Keberadaan 14 Ekor Macan Muria

“Dari total tersebut, 30 persennya sudah berbuah. Di musim panen lalu, rata-rata mampu menghasilkan 7 kilogram mangga per pohonnya,” ungkapnya.

Dia pun berharap, BLDF tetap mendampingi Kelompok Tani Wonorejo dalam program penanaman pohon di Gunung Patiayam. Dalam arti, kalau sudah terjadi penanaman pohon yang bernilai ekonomi dan mampu produksi dengan maksimal, tentu butuh tempat pemasaran dan pengolahan pangan. 

“Kami berharap nantinya PT Djarum memfasilitasi. Biar kita ini di Kelompok Tani Wonorejo tetap bisa menjaga konservasinya dan berimbas pada ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER