31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Kolam Retensi Pengendali Banjir di Desa Jati Wetan Segera Dibangun

BETANEWS.ID, KUDUS – Musibah banjir selalu menghantui warga Dukuh Tanggulangin, Gendok, dan Barisan, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus kala musim hujan datang. Untuk mengatasi hal tersebut, pembangunan kolam retensi sebegai pengendali banjir segera dibangun.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Bergas Catursasi Penanggungan, menyampaikan, pembangunan kolam retensi dan tanggul ini akan mampu menghindarkan warga di tiga dukuh itu dari bencana banjir musiman yang menimpa mereka tiap tahun.

“Ide kita untuk penanggulangan banjir di Desa Jati Wetan adalah dengan pembangunan tanggul dan kolam retensi sebagai pengendali. Alhamdulillah konsep itu didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS),” ujar Bergas kepada Betanews.id, belum lama ini.

Baca juga: Atasi Banjir di Jati Wetan Kudus, Pemerintah Akan Bangun Kolam Retensi Senilai Rp419 Miliar

Bergas mengatakan, pembangunan kolam retensi dan tanggul akan menggunakan lahan dari BBWS di Dukuh Gendok dengan luas 5,2 hektare dan kedalaman 5 meter. Untuk anggarannya mencapai Rp419 miliar yang bersumber dari Pemerintah Pusat.

“Rencananya, pembangunan dilaksanakan pada akhir 2023, tapi urung dikerjakan. Ini masih berproses, semoga saja awal tahun ini pembangunan tanggul dan kolam retensi bisa segera dikerjakan,” harap Bergas.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Jati Wetan, Agus Susanto mengatakan, pembangunan tanggul, kolam retensi, dan normalisasi sungai sebagai pengendali banjir segera dimulai. Menurutnya, hampir  dua bulan pihaknya melakukan pendampingan kepada instansi terkait dalam proses pembangunan.

“Hampir dua bulan kami melakukan pendampingan proses awal rencana pembangunan kolam retensi, meliputi Pengukuran lahan dan pengukuran debit air dan sebagainya,” ujar Susanto kepada Betanews.id saat ditemui di Balai Desa Jati Wetan, Senin (8/1/2024).

Baca juga: Tak Mau Kebanjiran, Warga Bahu Membahu Bersihkan Gunungan Sampah di Jembatan Ngembalrejo

Susanto mengatakan, pembangunan kolam retensi dan tanggul sebagai pengendali banjir segera dimulai di desanya. Hal itu terlihat dari sudah dimulainya kegiatan penempatan kantor untuk pembangunan tersebut.

“Sosialisasi kepada warga juga sudah dilakukan. Insyallah pembangunanya segera dimulai,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER