31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Kian Rumit, Kredit Bermasalah Bank Jepara Artha Ternyata Mengalir ke Penerima PKH

BETANEWS.ID, JEPARA – Persoalan yang tengah dialami oleh BPR Jepara Artha kian rumit. Setelah tim penyehatan turun langsung ke lapangan yaitu ke Kabupaten Klaten beberapa waktu lalu, ditemukan fakta bahwa salah satu dari 38 debitur yang kreditnya ditemukan bermasalah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ternyata merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Anggota tim penyehatan sekaligus Komisaris Bank Jepara Artha, Edhy Marwoto, mengatakan, penerima PKH tersebut menerima kredit di atas Rp5 miliar.

“Rumah aslinya (debitur) setelah dilihat ternyata iya (penerima PKH),” ungkap Edy Marwoto, Jumat (19/1/2024).

Baca juga: Ini yang Bakal Terjadi pada Bank Jepara Artha Jika Tak Kunjung Pulih

Debitur tersebut, menurut Edy, menjaminkan tanah berupa sawah. Namun, saat ditanya berapa nominal yang dipinjam oleh debitur tersebut, ia tidak mengingat nominalnya secara persis. “Pokoknya di atas Rp5 miliar semua,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Tim Penyehatan Bank Jepara Artha, Yeni Yahya, mengatakan, saat ini tim penyehatan masih akan melakukan konfirmasi kembali kepada para debitur. Dari 38 debitur yang bermasalah, ia mengatakan baru dua debitur yang ditemui.

Baca juga: Bank Jepara Artha Stop Penarikan Dana Nasabah

Dari pertemuan pertama, Yeni mengatakan penerima PKH tersebut bekerja sebagai wiraswasta. Dia memiliki usaha kos-kosan dan tempat penitipan anak. Dari usaha yang dimiliki oleh debitur, ia menilai perekonomian debitur tersebut masuk dalam kategori menengah.

“Termasuk yang penerima PKH itu, kita akan konfirmasi lagi,” ujar Yeni.

Yeni mengakui bahwa tim penyehatan telah mengantongi nama-nama sekaligus profil 38 debitur tersebut. Namun, pihaknya tidak memiliki data secara detail terkait latar belakang para debitur.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER