31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Bank Jepara Artha Stop Penarikan Dana Nasabah

BETANEWS.ID, JEPARA – PT. BPR Bank Jepara Artha telah secara resmi memberitahukan kepada seluruh nasabahnya bahwa mulai hari ini, Kamis (11/1/2024) pengambilan nomor antrean dan penarikan dana nasabah diberhentikan untuk sementara waktu.

Dari surat pengumuman dengan nomor 001/41/BPR/I/2024 yang ditandatangani oleh Direktur Kepatuhan Bank Jepara Artha, Jamaluddin Kamal pada Rabu (10/1/2024) tidak dijelaskan sampai kapan penghentian penarikan dan pengambilan nomor antrean tersebut akan berlaku.

Baca Juga: Langgar Aturan, Bawaslu Jepara Copot 7.253 APK 

Heri Yulianto, Ketua Tim Penyehatan PT. BPR Bank Jepara Artha mengatakan bahwa ia belum mengetahui informasi tersebut. Namun ia menjelaskan hal tersebut dapat terjadi ketika dari pihak bank sudah tidak memiliki dana tunai.

“Mereka punya mekanisme pembayaran ini berdasarkan ketersediaan dana tunai, kalau mereka hari ini belum memberikan berarti belum memiliki dana tunai,” katanya pada Kamis (11/1/2024) di ruang Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setda Jepara.

Ia sendiri tidak bisa memastikan apakah pemberhentian sementara tersebut karena bank sudah tidak memiliki dana tunai atau tidak. Sebab hal tersebut menurutnya tidak masuk dalam kewenangannya sebagai ketua tim penyehatan.

Tim penyehatan yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara atas saran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menurutnya hanya bertugas untuk mengembalikan kondisi Bank Jepara Artha agar segera pulih.

“Kemungkinan bisa juga seperti itu (belum tersedia uang tunai), atau uangnya mau digunakan untuk membayar yang sudah dijadwalkan. Bisa jadi hari ini jadwalnya memang di off kan,” tambahya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat dua opsi yang diberikan oleh OJK untuk menyelamatkannya. Yaitu dengan suntikan dana dari Pemkab Jepara. Namun di tengah kondisi sekarang menurutnya hal tersebut tidak bisa dilakukan.

“Tapi opsi tersebut tidak bisa kita ambil. Karena pertama batas waktunya hanya sampai pertengahan februari, kemudian kedua mekanisme anggaran kita tidak bisa langsung. Kita mau menganggarka di tahun 2025 harus dibahas di 2024, sedangkan di 2024 ini kita tidak menganggarka sebesar itu,” katanya.

Baca Juga: Jual Aset hingga Kerjasama dengan Investor, Upaya Selamatkan BPR Jepara Artha

Sedangkan untuk opsi kedua yang diberikan dari OJK yaitu dengan bekerjasama dengan investor.

“Untuk yang investor, saat ini sedang kita tawarkan karena memang tidak mudah dengan status Bank Jepara Artha yang sekarang ini sebagai bank dalam penyehatan,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER