BETANEWS.ID, PATI- Persipa masih memiliki asa untuk bertahan di Liga 2 musim depan. Hal ini setelah Laskar Saridin mampu memetik tambahan tiga poin saat menjamu Persijap di kandang sendiri. Persipa, yang bertanding pada awal pekan kemarin, berhasil memetik kemenangan 3-0.
Di sisa dua laga pada babak play off degradasi Liga 2, peluang Persipa masih cukup terbuka lebar meski berat.
Baca Juga: Di Pati, Relawan Pasang Bendera Ganjar-Mahfud di Atas Tower Setinggi 40 Meter
Namun, tantangan terbesar Laskar Saridin tidak hanya memenangkan dua laga sisa. Mereka juga harus berhadapan dengan padatnya jadwal laga.
Bertanding di babak playoff degradasi Liga 2, memberi pengalaman berbeda bagi skuat Persipa. Mengingat mereka harus berhadapan dengan padatnya jadwal dan perjalanan jauh menuju stadion lawan.
Setelah melakoni laga melawan Persijap Senin (21/1/2024) di Stadion Joyo Kusumo Pati, Persipa kini harus bersiap terbang ke Manado untuk berhadapan dengan tim Sulut United pada Sabtu (27/1/2024) nanti.
Pelatih Sementara Persipa Agus Yuniardi mengaku, jadwal padat dan perjalan jauh memang menjadi tantangan bagi mereka. Menurutnya situasi ini pula akan memengaruhi performa tim.
“Jarak antar pertandingan sebenarnya tidaklah banyak, hanya lima hari saja. Jadi kami hanya punya dua kali pertemuan latihan dan hari berikutnya para pemain harus terbang katanya,” ujar Agus.
Kondisi ini berbeda bila dibandingkan dengan format pembagian grup dalam Liga 2 lalu. Bergabung dalam grup C yang notabene diisi tim satu pulau membuat Persipa mempunyai waktu cukup untuk melakukan persiapan maupun istirahat.
Meski memliki porsi latihan lebih sedikit, Agus mengaku telah menyiapkan siasat untuk tetap menjaga performa pemain.
Dirinya menyebut rotasi antarpemain penting dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal di setiap laga.
“Kami akan merotasi pemain. Mau tidak mau itu yang harus kami lakukan untuk menjaga performa,” kata Agus.
Laga di Manado menjadi kali kedua Persipa dengan Sulut United bertemu. Sedangkan melalui pertemuan pertama mereka saling berbagi poin dengan skor akhir kacamata.
Agus meyakini, dalam laga tandang nanti raihan poin maksimal dapat ia petik. Sehingga kans untuk bertahan di Liga 2 dapat terus terbuka bagi tim asal Bumi Mina Tani.
Baca Juga:
“Kami memang harus menang. Kalaupun seri nasib kami bisa ditentukan tim lain. Kami tidak mau menunggu tim lain menentukan nasib kami,” ungkap Agus.
Secara regulasi, Persipa kini berada di posisi zona degradasi. Menempati posisi tiga di klasemen sementara grup C dengan raihan empat poin, membuat Laskar Saridin terancam terlempar di Liga 3 musim depan.
Editor: Haikal Rosyada

