“Tadi anak-anak belajar tentang topik ruangan di dalam rumah dengan empat ragam kegiatan. Yang pertama membangun rumah dari susunan balok. Dari situ, mereka belajar tentang bentuk geometri bangunan rumah mulai dari segitiga, persegi, persegi panjang, hingga lingkaran yang ternyata jika dikombinasikan bisa menjadi sebuah bangunan,” jelas guru kelas B2, Selasa (12/12/2023).

Pada kegiatan kedua, menurut Firoh, sapaan akrabnya, siswa-siswi dapat belajar tentang literasi atau mengenal huruf-huruf melalui permainan loose part. Melalui permainan tersebut, siswa dilatih kreativitas dan imajinasi karena bebas berkreasi membongkar pasang bahan loose part sesuka hati.
Baca juga: Pendidikan Karakter di Sekolah PAUD Lebih Penting dari Calistung (2)
“Contohnya ketika siswa-siswi menyusun mainan loose part dari biji-bijian menjadi sebuah kata. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengenalkan kata secara sederhana dari kegiatan yang mereka sukai,” terangnya.
Pada kegiatan yang ketiga, membuat bangunan rumah menggunakan origami, katanya, mampu melatih motorik halus anak. Dari ragam kegiatan tersebut, para siswa sudah melakukan diferensiasi belajar, yaitu pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan minat bakat siswa.

