Rintis Usaha Modal Belajar dari YouTube, Tara Kini Bisa Jual hingga Seribuan Donat Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Outlet bertuliskan Donut Enyaknyam terlihat cukup ramai pembeli. Beberapa orang di belakang gerobak tampak sibuk dengan pekerjaan masing-masing termasuk Tara (26). Siang itu, ia terlihat sedang membubuhkan topping sesuai pesanan pembeli. Setelah selesai, ia lantas memberikannya pada pemesan yang telah menunggu.

Sehari-hari, outlet yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Rendeng, Kecamatan/Kabupaten Kudus itu memang cukup ramai pembeli. Siap sangka usaha sampingannya itu justru mendatangkan banyak cuan.

Berbagai varian rasa dan topping Donat Enyaknyam yang punya banyak penggemar. Foto: Anita Pirnama

Menurut Tara, ide awal jualan donat kentang karena ia sempat jenuh membantu sang suami jualan di Pasar Kliwon Kudus. Ia mengungkapkan, membuka usaha donat berawal dari coba-coba.

-Advertisement-

Baca juga: Lembut dan Harganya Terjangkau, Donat Enyaknyam Ini Bikin Banyak Pembeli Jatuh Hati

“Dulu membuat donat berawal dari iseng, karena bosan jaga toko baju di Pasar Kliwon. Kemudian, coba buat donat awalnya hanya dibagikan kepada tetangga. Lalu, suami bilang daripada hanya dibagi-bagi lebih baik dijual,” ungkapnya saat ditemui, Sabtu (25/11/2023).

Meski sebelumnya tak ada keterampilan membuat donat, tetapi melalui YouTube, Tara belajar secara otodidak hingga bisa mahir. Ia mengungkapkan, tak hanya satu dua kali mengalami kegagalan dalam membuat adonan donat. Namun, hal itu tidak melunturkan semangatnya dalam belajar.

Setelah mencoba beberapa kali dan mendapat respon yang baik dari masyarakat, ia lantas  memberanikan diri untuk membuka usaha donat, tepatnya pada 2019.

“Saya memberanikan diri untuk membuka usaha donat. Awalnya hanya melayani secara online. Karena melihat perkembagannya yang pesat. Kemudian, suami memutuskan untuk menyewakan kios di Rendeng ini September 2023 lalu,” lanjut ibu tiga orang anak itu.

Baca juga: Awalnya Diremehkan Orang-Orang, Kini Ayam Geprek Abah Gaul Bisa Jual Ribuan Porsi Sehari

Selama membuka usaha tidak selalu berjalan lancar ada beberapa hal yang menjadi kendala, salah satunya adalah saat covid-19 beberapa tahun lalu. Tara mengungkapkan sempat berhenti berjualan sekitar tahun 2020. Di tahun yang sama, ia juga sempat berhenti karena melahirkan anak kedua. Hingga tahun ini, usahanya sudah mulai berkembang dan memiliki banyak pelanggan.

Donat itu dibandrol mulai harga Rp10 ribu/boks berisi tiga donat, Rp18 ribu isi enam donat, dan Rp33 ribu isi 12 donat.

“Selain buka di Rendeng setiap hari Minggu biasanya ikut Car Free Day (CFD). Kalau sehari biasanya terjual hingga 300 donat. Kalau pas CFD bisa sampai 1.000 donat,” tutur Tara di outlet yang buka buka setiap hari mulai pukul 10.00-20.00 itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER