BETANEWS.ID, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mencanangkan zona integritas di lingkungan sekolah. Hal itu ditandai dengan penandatanganan pakta integritas pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) di GOR Pesantenan Pati, Rabu (6/12/0/2023).
Pencanangan zona integritas di sekolah ini dinilai sangat penting dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, transparan, akuntabel, dan terbebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, meminta para pendidik untuk memberikan bekal sikap antikorupsi kepada siswa, baik yang ada di jenjang sekolah dasar (SD) maupun sekolah menengah pertama (SMP). Ia berharap, ke depan nantinya akan terbangun generasi dengan karakter yang tangguh dan kuat.
Baca juga: Dishub Pati Wacanakan Akan Terapkan Pembayaran Parkir Nontunai
“Jangan sampai nanti ke depan, anak-anak ini arahnya ke KKN. Makanya penting untuk memberikan bekal terkait pencegahan KKN ini,” ujar Henggar.
Inspektur Daerah Kabupaten Pati, Agus Eko Wibowo, menambahkan, pencanangan zona integritas di lingkungan sekolah merupakan upaya Pemkab Pati untuk membangun zona integritas mulai dari sekolah dasar.
“Langkah-langkah yang kami lakukan untuk zona integritas di lingkungan sekolah ini, nantinya kami melalui penyuluh antikorupsi akan melakukan pendampingan,” ungkapnya.
Dengan begitu, ia berharap nantinya tata kelola, akuntabilitas, dan transparansi di sekolah ini bisa berjalan lebih baik dan berintegritas.
Baca juga: Disdagperin Pati Pesimis PAD dari Sektor Pasar Bisa Capai Target
Ia menyebut, nantinya untuk manajemen pendidikan di sekolah, guru-guru akan diberikan pembinaan dan kemudian guru memberikan pendidikan antikorupsi terhadap peserta didik.
“Jumlah sekolah yang dicanangkan dalam zona integritas sebanyak 680, yakni terdiri dari SD dan SMP. Selain sekolah, pencanangan zona integritas juga menyasar terhadap 25 OPD dan BLUD,” beber dia.
Editor: Ahmad Muhlisin

