31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Dishub Pati Wacanakan Akan Terapkan Pembayaran Parkir Nontunai

BETANEWS.ID, PATI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati akan segera melakukan transformasi digitalisasi pengelolaan parkir. Dishub berencana menerapkan sistem pembayaran parkir secara nontunai.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pati Teguh Widyatmoko mengatakan, penerapan pembayaran parkir nontunai akan digunakan untuk mempermudah setoran atau pembayaran parkir di wilayah Pati.

Baca Juga: BPBD Pati Segera Siapkan Langkah Antisipasi Banjir dan Longsor

-Advertisement-

“Kami dalam pembahasan untuk setoran nontunai diterapkan di ranah parkir yang ada di Pati,” ujar Teguh melalui sambungan telepon.

Meski begitu, Teguh tidak dapat memastikan sistem ini sudah dapat digunakan tahun 2024 nanti atau tidak. Dirinya menyebut, perlu waktu lebih lama untuk melakukan sejumlah persiapan perpindahan ke dunia digital.

Menurutnya, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke sejumlah juru parkir sebelum menerapkan sistem digital. Mengingat, tidak banyak para juru parkir mempunyai pemahaman lengkap terkait teknologi yang akan digunakan nantinya.

“Mungkin nanti bertahap dahulu. Tetapi kami upayakan sudah dapat berjalan tahun depan,” ungkapnya.

Sektor parkir, katanya menjadi salah satu penyumbang Pendapat Asli Daerah (PAD) cukup tinggi. Selama satu tahun ada ratusan juta penghasilan disumbangkan ke pemerintah.

Berdasarkan data yang dkmiliki, ada 296 titik parkir yang dikelola pemerintah. Dari jumlah itu, Dishub mendapat target untuk mengumpulkan Rp 600 juta retribusi parkir.

Menurut Teguh terget yang dibebankan itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Dia menyebut, pada tahun 2022 Dishub hanya mendapat target Rp 500 juta untuk retribusi parkir.

Baca Juga: Disdagperin Pati Pesimis PAD dari Sektor Pasar Bisa Capai Target

“Pasca-covid, karena kondisi sudah normal, ada kenaikan Rp 100 juta dari target sebelumnya,” lanjutnya.

Namun, hingga akhir tahun ini baru 90 persen retribusi parkir yang terkumpul. Hanya saja, Teguh yakin, retribusi sektor parkir dapat tutup buku dengan baik. Mengingat masih ada sisa hampir satu bulan untuk memenuhi kekurangan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER