31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Disdagperin Pati Pesimis PAD dari Sektor Pasar Bisa Capai Target

BETANEWS.ID, PATI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati pesimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar bisa mencapai target tahun ini.

Kepala Disdagperin Pati Hadi Santoso mengatakan, pihaknya ditargetkan mendapatkan pendapatan Rp9,2 miliar pada tahun 2023 ini. Sampai Oktober lalu, pihaknya hanya mendapatkan Rp6,2 miliar. 

Baca Juga: Viral Video Pasukan Katak Beracun Tenteng Celurit Geruduk Perkampungan di Pati

-Advertisement-

Hadi mengaku sulit menggenjot pendapatan dalam kurun waktu dua bulan akhir tahun 2023.

”Target tersebut tinggal satu bulan ini. Kemungkinan tidak tercapai. Tapi tetap kita optimalkan agar bisa mendekati target. Kemungkinan 80-85 persen,” ujarnya melalui via WhatsApp.

Ia menyebutkan, selama ini penyumbang terbanyak berasal retribusi kios dan los pasar. Diikuti retribusi kebersihan pasar, penyewaan tanah, dan parkir pasar. 

”Paling besar retribusi pemakaian los dan kios, lainnya platraan, kebersihan, penyewaan tanah, persewaan, parkir dan tera,” ungkapnya.

Namun, lantaran banyaknya pedagang yang gulung tikar, membuat pendapatan tersebut tidak bisa mencapai target. Ia mengungkapkan, hampir semua pasar di Kabupaten Pati mengalami penyusutan pedagang. 

Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Penggelapan Kendaraan ke Timor Leste, 2 Pelaku Asal Pati

Ia mencontohkan, pedagang di Pasar Juwana menyusut hingga 20 persen. Dari 1.921 pedagang di sana, terdiri dari 110 kios dan 1.811 los. Sekitar 380 pedagang memilih mengosongkan lapak dagangannya. 

”Banyak yang tak berjualan. Hampir merata di seluruh pasar. Tapi rata-rata di Pasar Juwana banyak yang tidak berjualan terutama di lantai dua. Penurunan dari jumlah pedagang sekitar 20 persen di Pasar Juwana. Jumlah keselurahan untuk kios 110 dan los sebanyak 1.811,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER