31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Masan Minta Penyaluran Pupuk di Undaan pada 2024 Harus Terpenuhi

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan, mengundang seluruh distributor pupuk, Kepala Desa, Camat, dan tokoh petani di wilayah Kecamatan Undaan ke Gedung DPRD Kudus, Rabu (6/12/2024). Audiensi itu untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat (petani) terkait kelangkaan pupuk subsidi.

Dalam acara itu, Masan mendengar berbagai keluhan petani mulai dari kelangkaan pupuk subsidi hingga distributor nakal. Dari berbagai curghatan itu, pihaknya meminta penyaluran pupuk di wilayah Undaan pada 2024 harus terpenuhi.

“Karena Undaan menjadi penyangga pangan di Kudus, tentunya kami harus fokus agar pertanian di Undaan itu bisa aman. Makanya distribusi harus lancar, kebutuhan pupuk tercukupi. Sehingga ada produksi yang maksimal dan kebutuhan pangan di Kudus bisa surplus nantinya,” katanya.

Baca juga: Petani Undaan Ngaku Dipaksa Beli Satu Paket Pupuk Subsidi dan Nonsubsidi Seharga Rp150 Ribu

Masan mengaku baru tahu soal adanya distributor nakal yang mewajibkan petani beli satu paket pupuk subsidi dan nonsubsidi seharga Rp150 ribu,

“Kami baru tahu bahwa kandungan menurut distributor itu pupuk abal-abal. Ini kan kasihan petani. tentunya alhamdulillah hari ini bisa kami temukan semua. Ada satu solusi, alokasi pupuk di wilayah penyangga pakan bisa tercukupi, distribusi kita atur baik,” ungkapnya.

Masan mengatakan, salah satu hasil audiensi itu adalah seluruh pengecer punya kontak pengaduan, yaitu Setiappengecer atau toko obat pertanian harus menempel baner yang ada kontak pengaduan. Tujuannya, semua masyarakat bisa mengadu jika ada kendala di lapangan, misalnya ada kelangkaan pupuk dan lain sebagainya.

Baca juga: Masan Dorong Pemkab Kudus Beri Subsidi Pupuk di Luar Alokasi Pemerintah Pusat

Ia menjelaskan, ketersediaan pupuk urea di Undaan sebenarnya cukup. Menurut data dari Dinas Perdagangan Kudus, kekurangannya hanya 1.664 kilogram saja, di mana Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) 3.220 ton, dan sudah dipenuhi pemerintah 3.219 ton.

“NPK hanya dipenuhi 35 persen, dari 2.900 ke 1.250. Jadi kebutuhan NPK di Undaan nanti dipenuhi lah, diatas 70 persen,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER