31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Masan Dorong Pemkab Kudus Beri Subsidi Pupuk di Luar Alokasi Pemerintah Pusat

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, Masan, mengaku sudah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan terkait pupuk subsidi, lantaran pupuk subsidi sulit didapatkan karena alokasinya tidak sesuai kebutuhan.

“Ketika alokasi pupuk subsidi lebih sedikit dari kebutuhan, otomatis para petani akan kesulitan mendapatkan pupuk subsidi,” ujar Masan kepada Betanews.id, belum lama ini.

Dulu penentuan alokasi pupuk subsidi, lanjut Masan, menggunakan sistem Rencana Detail Kebutuhan Kelompok (RDKK), sehingga alokasi pupuk subsidi sesuai yang dibutuhkan.

-Advertisement-

Baca juga: Harap Bersabar, Pupuk Bersubsidi Rencana Didistribusikan pada Januari 2024

“Namun sekarang pakai kuota. Kalau alokasi pupuk yang diberikan tidak sesuai luas lahan pertanian yang ada pasti terjadi suatu kelangkaan. Pasti terjadi satu kekurangan,” bebernya.

Oleh karena itu, Masan meminta Pemkab Kudus untuk mengkoordinasikan hal tersebut. Ia juga mengusulkan, apabila aturan memperbolehkan Pemkab Kudus bisa membeli pupuk nonsubsidi dan nantinya dijual dengan harga subsidi kepada para petani.

“Selisih harganya itu dibiayai oleh Pemkab Kudus. Kami mencoba berpikir terkait itu, biar petani di Kudus tidak kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Dengan begitu tak akan ada kelangkaan pupuk subsidi,” jelasnya.

Masan mengakui, usulan tersebut masih sebatas konsep. Ia pun meminta Pemkab Kudus untuk menghitung jumlah total kebutuhan pupuk di Kudus dan alokasi pupuk subsidi. Sehingga, nanti bisa diketahui berapa anggaran untuk pemberian subsidi pada pupuk petani.

Baca juga: Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia, Petani Kudus Diminta Manfaatkan Urin Ternak

“Kalau memang alokasi pupuk subsidi dari Pemerintah Pusat itu masih kurang, pemerintah daerah harus turun tangan hadir di antara petani dengan cara solusi,” tegas Masan.

Sementara untuk pupuk alternatif, menurutnya, sebenarnya bisa diberikan. Namun, masyarakat masih banyak yang belum pada percaya Karena belum ada yang hasilnya luar biasa.

“Petani menurut saya itu mudah, kalau ada denplot hasilnya luar biasa tidak usah dikampanyekan, tidak usah dikandani mereka akan mencari sendiri, mereka akan membeli sendiri,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER