BETANEWS.ID, JEPARA – Sepuluh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, baru saja dilantik pada Rabu (13/12/2023) malam di Pendopo Kartini, Kabupaten Jepara. Namun karena ada kesibukan lain, dua pejabat tidak dapat hadir secara langsung sehingga dilantik secara virtual.
Dua pejabat tersebut yaitu Muh Ali yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dan Sridana Paminta sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Baca Juga: Hadapi Paceklik, Pemkab Jepara Siapkan 50 Ton Beras untuk Nelayan
Pj Bupati Jepara, Edi Supriyanta mengatakan bahwa sebelumnya dua pejabat tersebut sudah ijin kepada dirinya untuk tidak menghadiri secara langsung prosesi pelantikan tersebut.
“Karena ada tugas dan sudah ijin kepada saya, sehingga hadir lewat zoom,” katanya pada Rabu (13/12/2023) malam usai melantik sepuluh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pendopo Kartini, Kabupaten Jepara.
Sedangkan delapan pejabat lainnya yaitu Hasanuddin Hermawan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda).
Florentina Budi Kurniawan sebagai Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah; Ali Hidayat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora); Eko Udoyono sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).
Aris Setiawan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH); Muh Tahsin sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; Rini Patmini sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; dan Dr. Tri Iriantiwi sebagai Direktur RSUD RA Kartini.
Sebagai informasi, pendaftaran sepuluh JPTP tersebut dibuka oleh Pemkab Jepara pada tanggal 10 Oktober 2023 dan sesuai jadwal pelantikan tersebut seharusnya dilakukan pada Selasa, 12 Desember 2023.
Baca Juga: Nilai Produksi Pertanian Jepara Capai Rp2,7 T
Namun karena molornya surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pelantikan tersebut baru dilakukan pada Rabu malam.
“Nggak, nggak dadakan (pelantikannya), kan semua sudah ada jadwal hanya saja memang mundur satu hari dari yang sudah ditentukan,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

