Viral! Orkes Dangdut di Dukuhseti Pati Ricuh, Ada Penonton yang Tenteng Bendo

BETANEWS.ID, PATI – Beredar dan viral di media sosial video yang menunjukkan aksi seorang penonton menenteng bendo di tengah kerumunan saat acara orkes dangdut di Lapangan Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Rabu (8/11/2023) siang.

Aksi pria berambut gondrong berbaju lengan panjang dan mengenakan celana cargo panjang itu, sontak mengundang perhatian penonton yang berada di tempat tersebut. Beberapa orang tampak mencegah aksi pria tersebut.

Dalam video lain, perhelatan okrkes Dangdut New Monata yang digelar dalam rangka ulang tahun salah satu ormas tersebut, juga menunjukkan adanya kericuhan penonton. Aksi saling lempar kursi plastik terjadi dalam acara tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Terdakwa Kasus Investasi Perkapalan Kembali Dipenjara, Korban Tumpengan di Kejari Pati

Bahkan ada pula penonton yang membawa sebuah botol ketika adanya keributan itu. Botol itu kemudian dipukulkan ke seseorang. Petugas kepolisian yang mengamankan acara tersebut juga tampak mencoba melerai kericuhan  itu.

Menanggapi beredarnya video kericuhan dalam acara dangdutan di Desa Bakalan tersebut, Kapolsek Dukuhseti, AKP Sukarno, mengatakan, bahwa kejadian itu terjadi pada Rabu (8/11/2023) kemarin.

”Ya benar (kejadian ricuh) cuma sebentar, mas. Giat selesai semua kondusif kembali. Malamnya terus selawatan. Dan sampai pagi situasi tetap kondusif, tidak ada aduan ataupun laporan ke Polsek,” ungkap AKP Sukarno melalui WhatsApp, Kamis (9/10/2023).

Kemudian, terkait adanya seorang pria yang membawa sajam, Kapolsek mengatakan bahwa orang itu merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pihaknya juga sudah mengamankan ODGJ tersebut.

Baca juga: Pelaku KDRT Berujung Maut di Margoyoso, Pati Divonis 14 Tahun Penjara

”Itu kondusif. Ada kejadian. Tapi acara sudah selesai itu. Pelemparan kursi itu teman sendiri. Bawa Bendo itu ODGJ. Kita amankan. Yang kita amankan hanya ODGJ saja,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, kejadian itu terjadi bukan pengaruh minuman keras (miras). Ia mengaku tidak mengetahui penyebab kejadian tersebut. Ia berpandangan, gesekan di saat konser merupakan hal yang biasa. 

”Tidak ada pengaruh miras. penyebabnya tidak tahu. Teman sendiri kok. Gesekan lumrah. Orang di lapangan. Itu pun sebentar saja,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER