BETANEWS.ID, KUDUS – Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Kudus pada Iduladha 2026 diperkirakan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut diprediksi berkisar antara 3 hingga 5 persen.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus, Arin Nikmah, mengatakan tren kebutuhan kurban setiap tahun memang fluktuatif. Namun, secara umum grafiknya tetap menunjukkan arah peningkatan.
“Kalau dilihat dari tren, memang naik turun, tetapi secara keseluruhan tetap positif,” ujar Arin di ruang kerjanya belum lama ini.
Ia menjelaskan, fluktuasi biasanya terjadi pada masing-masing jenis ternak. Meski demikian, total kebutuhan hewan kurban tetap mengalami kenaikan.
Untuk tahun ini, kebutuhan kerbau diperkirakan mencapai sekitar 1.800 ekor. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.744 ekor.
Sementara itu, kebutuhan sapi diprediksi mencapai 681 ekor. Jumlah tersebut diharapkan kembali stabil setelah sempat mengalami penurunan pada tahun sebelumnya.
Baca juga : Empat Calhaj Kudus Gagal Terbang Tahun Ini
Pada komoditas kambing, tren peningkatan terlihat cukup signifikan. Tahun ini jumlah pemotongan kambing diperkirakan mencapai 9.900 hingga 10.000 ekor.
“Kambing ini trennya terus naik dan berpotensi menembus 10.000 ekor,” jelasnya.
Sedangkan untuk domba, jumlah pemotongan juga mulai meningkat. Tahun ini diperkirakan sekitar 260 ekor domba akan digunakan sebagai hewan kurban.
Dari sisi ketersediaan, populasi sapi di Kudus dinilai masih mencukupi. Saat ini jumlah sapi potong tercatat sekitar 3.262 ekor.
“Untuk sapi, kita masih aman karena populasinya mencukupi kebutuhan,” ungkap Arin.
Sementara itu, populasi kambing dan domba juga relatif aman karena jauh di atas kebutuhan. Populasi kambing mencapai 27.200 ekor dan domba sekitar 14.200 ekor.
Editor: Kholistiono

