Petani Tembakau di Pati Dapat Bantuan Sarpras hingga Pupuk

BETANEWS.ID, PATI – Petani tembakau di Kabupaten Pati mendapatkan bantuan sarana prasarana (sarpras) pertanian hingga alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023.

Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pati, Sudarto, mengatakan, dengan bantuan ini kualitas dan kuantitas produksi tembakau di Kabupaten Pati bakal naik siginifikan.

“Bantuan yang diterima baik berupa pupuk maupun alsintan untuk mengusahakan pertanian tembakau, secara otomotis akan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Petani Tembakau di Pati Terima Manfaat Dana Cukai

Sudarto merinci, bantuan tersebut antara lain pupuk rendah chlor, yakni fertilla dan KNO3, serta alsintan antara lain cultivator, mesin perajang, hand rotary, sepeda motor roda tiga, dan timbangan.

“Petani selalu mendapatkan bantuan DBHCHT sejak tahun 2020, baik dari APBD Provinsi Jawa Tengah maupun APBD Kabupaten Pati,” ungkap warga Desa Kebonturi, Kecamatan Jaken itu.

Khusus untuk petani tembakau asal Kebonturi memperoleh bantuan berupa tiga sumur dangkal, pupuk, dan pestisida untuk tembakau. Bantuan DBHCHT itu didapatkan oleh Kelompok Tani Mukti Rahayu dan Tani Makmur sejak Maret-September 2023.

Selain itu, Kelompok Tani Mukti Rahayu memperoleh pupuk fertilla (3.500 kilogram), pupuk ZA (1.200 kilogram), pupuk KNO 3 merah (350 kilogram), pupuk kandang (16.400 kilogram).

Baca juga: Manfaatkan DBHCHT, Dinkes Pati Pacu Peningkatan Layanan Kesehatan

Kemudian ammate 150 EC 50 mililiter (71 pcs), nordox 56 WP 500 gram (60 pcs), movento 240 SC 100 mililiter (40 pcs). Petani juga memperoleh tiga sumur dangkal.

Sedangkan Kelompok Tani Makmur mendapatkan ammate 150 EC 50 mililiter (71 pcs), nordox 56 WP 500 gram (60 pcs), dan movento 240 SC 100 mililiter (40 pcs).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER