31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Digunakan untuk Produksi Rokok Ilegal, Gudang di Desa Gribig Kudus Disita Kejaksaan

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah bangunan gudang di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus disegel oleh Kejaksaan dan Bea Cukai, Rabu (22/11/2023). Gudang tersebut disegel karena digunakan untuk tindak pidana cukai.

Eksekusi gudang tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Kejaksaan Negeri Tuban, Kejari Negeri Kudus, dan Bea Cukai Kudus.

Kasi Pidana Khusus Kejari Tuban, Yogie Nataneal, mengatakan, gudang yang disegel sita eksekusi ini merupakan milik Abdul Syukur warga Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu. Yang bersangkutan terlibat perkara tindak pidana cukai di Tuban.

Baca juga: Minta Relawan Dukung Pemberantasan Rokok Ilegal, Bergas: ‘Jika Temui Peredarannya Segera Laporkan’

“Jadi hari ini kami melakukan prosesi penyitaan dan eksekusi bangunan dan tanah di Desa Gribig, Kecamatan Gebog, Kudus,” ujar Yogie kepada awak media usai eksekusi.

Saat memasuki gudang produksi, tim dari Kejari Tuban didampingi Kejari Kudus dan Kantor Bea Cukai Kudus menempel sejumlah stiker penyitaan. Di dalam gudang masih ditemukan mesin pelinting rokok hingga beberapa karung tembakau yang sudah berdebu dan kotor.

Yogie Nataneal menjelaskan, sita eksekusi yang dilakukan ini sebagai tindak lanjut pengagantian denda putusan Mahkamah Agung RI nomor 5559 K/Pid.sus/2023 tertanggal 26 Oktober 2023, dan berdasarkan pada surat perintah pencairan harta benda milik terpidana (P-48A) nomor PRINT-1540B/M.5.33/Fu.3/11/2023 tanggal 3 November 2023.

“Sita eksekusi ini untuk penggantian denda. Ketika terpidana tidak bisa lagi menggantikan denda yang sudah dijatuhkan terhadapnya bisa digantikan dengan harta bendanya,” terang Yogie.

Pihaknya juga menjelaskan, Abdul Syukur terbukti melakukan kesalahan dalam perkara tindak pidana cukai, menimbun, menyimpan, memiliki, menjual barang yang tidak dilengkapi pita cukai. Kerugian negara atas yang dilakukan terpidana pun ditaksir sekitar Rp600 juta.

Baca juga: 6,16 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp 7 M Dimusnahkan Pemkab Kudus

“Sementara total denda yang dijatuhkan MA RI terhadap terpidana Abdul Syukur alias Budi alias Veri bin Kastari kurang lebih sebesar Rp3 miliar,” bebernya.

Yogie mengungkapkan, tanah bangunan berupa bekas gudang yang disita eksekusi kurang lebih seluas 863 meter persegi. Bangunan tersebut juga digunakan oleh terpidana untuk mendukung peredaran rokok ilegal.

”Kami juga akan mencari aset lain milik terpidana. Dan, nantinya akan kita terapkan sita eksekusi. Selanjutnya, gudang yang disita itu akan dilakukan lelang oleh Pusat Pemulihan Aset Kejagung RI,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER