31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Briket dari Limbah Kayu Antar Siswa SMKN Jateng Semarang Juara Kompetisi Nasional Kihajar STEM 2023

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gen Kihajar SMK Negeri Jateng Kampus Semarang berhasil memenangi kompetisi nasional Kihajar STEM Tahun 2023 dalam kategori Tim Terberpikir Kritis Kihajar STEM (Science, Technology, Engineering, Math). Tim yang berisi Muhammad Baruna Syailendra, Atina Syafiatunnazil, dan Herfiana Razya Putri itu menerima penghargaan di Kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Jumat (17/11/2023).

Guru pembimbing tim SMKN Jateng, Laely Rohmatin Apriliani, mengatakan, penilaian kategori itu adalah mempresentasikan hasil proyek STEM yang dibuat dan bisa menjawab pertanaan dewan juri dengan jawaban yang kritis menggunakan teori yang sudah mereka buat.

“Dari kebaruan ide yang mereka usung, menjadi salah satu indikator dari kategori itu,” kata Laely, saat ditemui di SMKN Jateng Semarang, Rabu (22/11/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Kisah Fajar, Siswa Tak Mampu Lulusan SMKN Jateng Ini Bisa Kerja di Perusahaan Tambang Terbesar

Laely menjelaskan, Gen Kihajar SMKN Jateng di Semarang telah melalui beberapa tahapan Kihajar STEM secara berjenjang, mulai dari tahap Basic, Intermediate, Advance, dan Final, hingga akhirnya terpilih menjadi lima tim terbaik se-Indonesia.

Menurutnya, Gen Kihajar SMKN Jateng di Semarang menjadi satu satunya perwakilan dari provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan apresiasi di malam anugerah Kihajar tahun 2023 di tingkat Nasional.

Salah satu anggota tim SMKN Jateng Semarang, Herfiana Razya Putri, menambahkan, Gen Kihajar SMKN Jateng di Semarang membuat project STEM bertajuk Biobriket Refresh, yaitu pembuatan briket menggunakan sampah daun ranting kering dan limbah gergaji kayu.

Baca juga: SMKN Jateng Buka Kelas Khusus yang Bisa Langsung Kerja Sambil Kuliah di Jepang

Hal itu dilatarbelakangi oleh banyaknya sampah daun dan ranting kering, serta limbah gergaji kayu dari sampah hasil praktik siswa jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan, yang ada di sekolah.

“Gen Kihajar memperoleh ide pembuatan biobriket refresh ini, sebagai upaya meminimalisasi sampah, dan mengolahnya menjadi bahan bakar sumber energi alternatif yang bermanfaat,” jelasnya.

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER