Fitrotul Auliyah juga menambahkan, Market Day merupakan program pembelajaran yang sesuai dengan budaya inkuiri. Di RA NU Banat telah menggunakan metode pembelajaran berbasis inkuiri sejak beberapa tahun lalu. Melalui Market Day, para siswa tidak hanya diasah kemampuan numeriknya, tapi pengetahuan literasi, pemahaman konsep, dan kepercayaan diri juga didapat.
Satu di antara siswa RA NU Banat, Ratu Fiona Vazea, mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan Market Day. Dia mengaku ditunjuk oleh guru menjadi pedagang. Menurutnya, golok-golok mentok berisi jajanan yang dia jual laris manis.
“Hari ini belajar berdagang jajanan golok-golok mentok. Kegiatannya menyenangkan, tadi juga laku banyak,” ucap siswi kelas TK B 2 itu.
Editor: Suwoko

