BETANEWS.ID, KUDUS – Danial (19) tampak telaten memotong rambut pelanggannya di Omah Joglo Barbershop, Jalan Pattimura, Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Ia tampak menggunakan alat pemotong rambut dan gunting secara bergantian untuk mendapatkan hasil potongan yang bagus.
Setelah satu pelanggan selesai, ia lantas meminta pelanggan yang antre untuk duduk di kursi potong rambut. Hal sama juga ia lakukan sampai mendapatkan potongan yang diidamkan kastemernya itu.
Sehari-hari, pria yang masih aktif sebagai mahasiswa itu memang mudah ditemui di tempat usaha yangberada di teras rumahnya itu. Menurutnya, tempat tersebut merupakan salah satu upayanya menyiapkan masa depan.
Baca juga: Modal Rp10 Ribu Sudah Bisa Potong Rambut di Omah Joglo Barbershop
Danial mengakui, di keluarganya hanya dia seorang yang terjun di dunia potong rambut. Meski begitu, itu tak menyurutkan niatnya merintis usaha bermodal Rp7 juta itu.
“Dulu awalnya ikut saudara yang sudah membuka usaha barbershop. Saat itu saya masih SMA, membantu sambil belajar sekitar satu tahun,” jelasnya saat ditemui, Sabtu (07/10/2023).
Salah satu caranya promosi adalah memberikan harga Rp10 ribu yang tentunya lebih murah dari tempat lain. Salah satu yang membuatnay berani memberikan harga murah karena dia tidak menyewa tempat usaha.
“Karena baru buka sekitar dua bulan, untuk harga segitu murah. Kalaupun nanti sudah mulai berkembang harganya akan naik sedikit demi sedikit,” jelasnya.
Baca juga: Pernah Dicurangi Karyawan Tak Membuat Kasmijan Patah Arang Jual Es Campur
Hingga sekarang ini, pelanggan yang datang sudah empat-enam orang setiap harinya. Namun, ia menuturkan pelanggan yang datang kebanyakan saat malam hari. Danial mengatakan model rambut yang paling banyak digemari adalah model rambut fade atau memudar.
“Bukanya mulai pukul 9.00-21.00, tetapi tidak tentu karena saya masih berstatus mahasiswa sehingga harus bolak-balik ke kampus saat ada mata kuliah,” ujar anak pertama itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

