Pagar Plastik Jadi Senjata Petani Ketanjung Demak Basmi Tikus

BETANEWS.ID, DEMAK – Sejumlah petani di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, mulai memasang pagar plastik untuk menghalangi kerusakan yang disebabkan hama tikus. Pagar plastik itu dipasang secara merata di bagian sisi pinggir sawah dan galengan.

Anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Ketanjung, Sunar, mengatakan setiap memasuki masa tanam padi (MT 1) pertumbuhan tikus dirasa lebih banyak dan merugikan petani. Sehingga para petani berinisiatif memasang pagar plastik sejak awal proses penanaman.

Baca Juga: Tak Ingin Kena Banjir Lagi, Petani Ketanjung Demak Inisiatif Ajukan Jadwal MT 1

-Advertisement-

“Kalau tidak dibentengi dengan pagar plastik, tikus dari tanggul ini akan masuk karena di sana kan belum ada pakan. Lah antisipasinya dibangun pagar plastik ini, ” katanya, Selasa (3/10/2023).

Sunar menyebut terdapat 90 hektare sawah yang telah memulai MT 1 di Desa Ketanjung. Rata-rata petani memasang pagar plastik, dengan panjang 150 meter yang dibangun di lahan pertanian seluas 1,5 hektare.

“Kalau lahan seluas 90 hektare ya kira-kira bisa menghsilkan ratusan ton gabah saat panen raya,” paparnya.

Selain memasang pagar plastik, petani juga melakukan gropyok tikus untuk melindungi pertanian. Ia mengaku dalam waktu semalam, petani bisa mendapatkan ribuan ekor tikus.

“Hasilnya ya tidak tentu, kadang bisa ratusan dan ribuan dalam semalam secara bergilir. Biasanya gabungan dari kelompok kami dan petani ada sepuluh orang yang turun,” timpalnya.

Meskipun telah diberi pagar plastik, Akiyadi (55) mengaku kurang puas jika belum diberi jebakan setrum. Kawat yang mengitari sawahnya itu dipasangi kawat dan disambungkan dari mesin diesel untuk menyalurkan listrik.

“Pagar plastik saja tidak mampu, harus ada setrum. Sejauh ini aman, kalau pas ada setrum itu tidak usah gropyok lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Petani Ketanjung Demak Bisa Tanam Padi Walau Masih Kemarau

Usahanya pun tidak main-main, ia mengaku hampir setiap malam tidur di sawah untuk menjaga sawahnya bisa aman dari serangan tikus. Dalam semalam dari hasil setrum, Akiyadi dapat memungut bangkai tikus hingga puluhan ekor.

“Makanya kalau pagar plastik kan masih bisa masuk jadi dikasih setrum, dalam semalam itu bisa dapat 50 ekor tikus,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER