BETANEWS.ID, JEPARA – Menikmati Es Puter di tengah teriknya musim kemarau bisa menjadi salah satu alternatif untuk menghilangkan dahaga. Apalagi bahan yang digunakan juga selalu fresh dan dimasak setiap hari.
Erna Widiastuti (44), Penjual Es Puter Erna yang berlokasi di Desa Karangrandu, Rt 4/Rw 5, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara mengatakan bahwa kunci jualannya adalah selalu menjaga kesegaran bahan serta isian es yang dijual.
Baca Juga: Meriahkan Hari Santri, Warung di Pasucen Pati Ini Sediakan Kopi Gratis untuk Santri
Ia sebenarnya tidak hanya menjual es puter, tetapi ada juga es buah, kolak, dan sedang roti. Varian isi dari es buah dan es puter yang ia jual sebenarnya sama. Hanya saja yang membedakan yaitu campuran bahan air atau kuahnya.
Jika es puter menggunakan santan dan susu, sedangkan es buah menggunakan sirup dan air rebusan stup nanas. Sirup yang ia gunakan untuk es buah juga ia racik sendiri. “Soalnya pembeli kalau sirup nya nggak sirup buatan saya itu nggak mau,” katanya pada Sabtu (21/10/2023).
Selain itu ia juga selalu menjaga kesegaran dari buah yang ia pakai. Ia biasanya mulai menyiapkan bahan jualan saat malam hari. Sepet membuat nutrijel dan menyiapkan bahan lainnya. Sehingga di pagi hari ia tinggal membuat sirup serta memasak kolak maupun santan.
“Soalnya saya kalau masak kok masih berisik itu nggak bisa, butuh suasana yang tenang, jadi masaknya juga bisa sambil menikmati,” tuturnya.
Sebelum berjualan es puter yang berlokasi di rumahnya sekarang ini, ia bercerita bahwa dulunya sempat juga berjualan es buah di Kalimantan saat merantau ikut dengan suaminya.
Baca Juga: Geprek D’Anna, Gepreknya Kribo dan Kriwul dengan Aneka Varian yang Menggoda Selera
Namun karena ibunya sudah sepuh, ia kemudian memutuskan untuk kembali pulang ke Jawa dan meneruskan usaha es puter ibunya. Sehingga es puter yang sekarang ia beri nama Es Puter Erna tersebut sebenarnya baru ada sejak lima tahun yang lalu.
“Dulu pernah juga jualan es tapi di Kalimantan ikut suami yang kerja disana. Tapi ibu sudah sepuh, akhirnya pulang biar tinggalnya juga bisa deket sama orang tua juga,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

