Suasana ceria tergambar dalam wajah siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Santa Familia Kudus, saat turun dari angkot, di Jalan Sunan Muria Nomor 33, Kelurahan Glantengan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. Maklum saja, mereka tiba di Museum Jenang, yang menyimpan benda-benda koleksi berharga tentang Kabupaten Kudus. Mereka akan belajar sejarah di museum milik Mubarok Food tersebut.
Kunjungan ke Museum Jenang oleh siswa-siswi TK Santa Familia ini merupakan kegiatan outing class. Kegiatan ini merupakan program bulanan yang rutin diselenggarakan dengan memilih tema-tema tertentu. Kali ini tema yang diangkat adalah Kudus Semarak. Kegitan outing class merupakan pembelajaran untuk anak usia dini sesuai dengan budaya inkuiri.
Tadi juga melihat rumah adat, diorama rumah kapal, rumah kembar, dan peninggalan bersejarah lainnya. Melalui kegiatan seperti ini akan menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap kota kelahiran mereka, yakni Kudus
Wuwuh Wuri Hanani | Kepala Sekolah TK Santa Familia
Setelah semua turun, para guru mengajak para siswa TK Santa Familia untuk masuk ke dalam gedung. Di lantai satu, mereka disambut kakak pemandu dari Museum Jenang. Sebelum naik ke lantai dua, lokasi museum tersebut berada, mereka berfoto bersama dengan latar produk-produk jenang Mubarok Food.
Baca juga: Pendidikan Karakter di Sekolah PAUD Lebih Penting dari Calistung (2)
Setelah foto, mereka diajak untuk naik ke lantai dua. Di sana mereka disambut miniatur Menara Kudus berukuran besar, di tengah-tengah gedung. Mereka juga bisa melihat beberapa foto dan patung, yang menggambarkan tentang proses pembuatan jenang.
Sebelum berkeliling museum, adik-adik TK Santa Familia diberi penjelasan tentang proses pembuatan jenang. Mereka juga dikenalkan peralatan yang digunakan untuk membuat jenang pada zaman dulu, di antaranya ada lumpang, alu, kuwali, dan pawon untuk memasak adonan jenang.

