BETANEWS.ID, KUDUS – Kelompok Bermain (KB) Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) Miftahul Ulum mengikuti Tradisi Ampyang Maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kamis (28/9/2023). Acara yang rutin digelar setiap tahun itu untuk memperingati lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Pengelola sekaligus Kepala KB MNU Miftahul Ulum, Khoirul Fatkah, mengatakan, dalam tradisi ini, pihaknya mengambil tema ‘Taman Surga’ dengan simbol tempat yang menyenangkan.

“Alhamdulillah Setiap tahun di keluarga besar kami selalu mengikuti dan berpartisipasi. Setiap tahun tema-nya selalu berganti-ganti. Tahun ini kami mengambil tema Taman Surga, di mana di dalamnya ada konsep tentara Romawi dan juga peri, kemudian di situ juga ada simbol di mana surga itu sangat menyenangkan sekali,” katanya.
Baca juga: Ribuan Warga Berjubel Saksikan Kemeriahan Karnaval Budaya Tradisi Meron di Sukolilo Pati
Ia menyampaikan, puluhan anak didiknya yang mengikuti acara tersebut sangat antusias. Tak hanya itu, ibu wali murid juga turut mengikuti anak-anaknya.
“Anak-anak yang mengikuti tidak semua, karena keterbatasan waktu dan tempat juga, jadi ada 30 anak. Selain itu juga ada ibu wali murid yang antusias yang membawa drumband untuk menyemangati anak-anak dalam mengikuti acara ini,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya mengaku senang bisa mengikuti acara tersebut, lantaran sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak untuk bisa tampil dan mengikuti acara.
Ia menuturkan, keikutsertaan sekolah di acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan kepada anak didiknya untuk mengikuti perayaan maulid nabi dengan ikhlas dan semangat yang tinggi.
Baca juga: Kirab Air Salamun Desa Jepang Kudus Diikuti 1.450 Peserta
“Selain itu juga untuk memotivasi anak-anak dengan bisa meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
Ketua Pengurus Takmir Masjid Wali Loram Kulon, Afroh Amaludin, menambahkan, acara yang terselenggara tepat di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sangat meriah dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini lebih meriah dari pada tahun sebelumnya, karena kondisi cuaca sangat cerah, sehingga banyak warga maupun peserta yang sangat antusias,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

