Siswa-siswi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Masehi Kudus, tampak sibuk mewarnai bunga kertas yang diberikan oleh gurunya, Kamis (7/9/2023). Sementara, para guru tengah menyiapkan nampan dan baskom. Hari ini, para siswa akan diajak untuk melakukan eksperimen sederhana dengan tema tumbuhan.
Sekolah yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, ini memang rutin membuat eksperimen untuk siswa-siswinya. Pembelajaran yang menggunakan sistem inkuiri, yakni bermain sambil belajar.
manfaat yang didapat dari kegiatan ini adalah siswa-siswi dilatih untuk lebih percaya diri dan kritis
Wening Damayanti, Guru PAUD Masehi Kudus
Kepada Betanews.id, Wening Damayanti, guru di PAUD Masehi Kudus, menjelaskan, eksperimen yang akan dilakukan, yakni para siswa akan diajak melihat bunga kertas yang mekar di atas air. Melalui eksperimen sederhana ini, siswa-siswi ajak diajak menganalisa dan berdiskusi untuk melatih kerpercayaan dari dan kritis.
“Tema dalam pembelajaran kali ini adalah tentang tumbuhan. Mereka akan kami ajak bermain melalui eksperimen sederhana,” tutur Wening kepada Betanews.id.
Baca juga: Siswa PAUD Masehi Amati Tanaman, Belajar Numerasi dan Tanggung Jawab
Setelah semuanya siap, para siswa diminta untuk meletakkan bunga kertas yang telah diwarnai ke atas nampan yang telah disediakan. Setelah tiga detik, masing-masing siswa kemudian diminta untuk memasukkan bunga kertas itu ke dalam baskom berisi air.
Setelah bunga kertas dimasukkan ke dalam air, mereka bisa melihat bunga-bunga kertas yang sebelumnya kuncup, kemudian perlahan-lahan mulai mekar. Namun ada pula sejumlah bunga kertas yang tidak mekar.
Salah satu siswa yang mengikuti kegiatan ini, yakni Jeconia Putra Krisna. Dia mengaku senang mengikuti eksperimen ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat seru dan bunga kertas miliknya mampu mekar dengan baik.
“Pembelajarannya sangat seru, bunga kertasnya tadi mekar,” kata Jeje, sapaan akrabnya.

