
Sementara itu, Chelsea Racheline Lukmana, siswi lain yang mengikuti kegiatan ini, mengaku suka warna pink. Karena suka warna itu, dirinya memilih warna pink untuk bunga kertasnya.
Melihat hal itu, para guru kemudian bertanya kepada para siswa, kenapa ada bunga yang mekar dan ada yang tidak mekar. Siswa-siswi diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat mereka.
“Kegiatan diskusi dilakukan untuk mengetahui apakah bunga milik anak-anak tadi mekar atau tidak. Tadi ada beberapa anak-anak yang menjawab bunganya tidak mekar karena tidak diwarnai, robek, dan sebagainya,” ucapnya.
Baca juga: Siswa PAUD Kalirejo Dilatih Makan dan Cuci Piring Sendiri
Wening menjelaskan, manfaat yang didapat dari kegiatan ini adalah siswa-siswi dilatih untuk lebih percaya diri dan kritis. Selain itu, mereka juga mendapat pengetahuan baru tentang jenis tumbuhan yang membutuhkan banyak air dan tidak butuh banyak air.
Dia menambahkan, di PAUD Masehi memang selalu dilakukan pengembangan untuk pembelajaran, dengan menyesuaikan minat siswa-siswi. Tema tanaman dibuat untuk dua program yang berlangsung dua pekan, yaitu tanaman untuk di rumah dan di sekolah.
“Tema tanaman ini nantinya, akan ada proyek yang berlanjut yaitu merawat tanaman sayuran terong dirumah,” jelasnya.
Editor: Suwoko

