31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Sampai Agustus, Angka Kematian Ibu dan Bayi di Jepara Capai 67 Kasus

BETANEWS.ID, JEPARA – Subkoordinator Kesehatan Keluarga (Kesga), Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Tri Wahyuningsih, menyebutkan, sampai Agustus 2023 ada 67 kasus kematian ibu dan bayi. Rinciannya, 14 merupakan kematian ibu dan 53 kematian bayi. Angka ini diperkirakan bertambah hingga dekati 100 kasus pada akhir tahun.

“RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) kita maksimal 14 kasus sampai Desember 2023, dan sekarang baru bulan Agustus sudah ada 14 kasus. Khawatirnya seperti tahun kemarin, yang di Desember itu tiba-tiba ada tiga. Takutnya seperti itu sehingga harus ada pendampingan sejak dini,” katanya saat ditemui usai Diaolog Interaktif Strategi Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi, di Kantor Radio Kartini Jepara, Rabu (20/8/2023).

Untuk mencegah semakin bertambahnya angka tersebut, Dinkes Jepara meluncurkan program Sinergitas Gerakan Menekan AKI-AKB dan Cegah Stunting (SING GEMATI). Program tersebut selain untuk menurunkan AKI-AKB serta mencegah stunting juga bertujuan untuk mengoptimalkan pendampingan ibu hamil, bersalin, dan nifas.

Baca juga: Pernikahan Dini Pengaruhi Tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kudus

Kemudian juga pendampingan pada bayi baru lahir, bayi, dan anak balita; Pendampingan pada 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK); Pendampingan perubahan perilaku keluarga dalam menurunkan stunting; Membentuk Satuah Tugas (Satgas) dan Desa Sing Gemati di seluruh Kabupaten Jepara; Serta menyediakan aplikasi Sing Gemati yang terintegrasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain.

“Jadi sasaran program ini nanti lebih kepada ibu hamil, ibu pasca persalinan, ibu menyusui, bayi usia 0-11 bulan, dan anak balita usia 12-59 bulan,” katanya.

Program tersebut, menurutnya, tidak akan terlaksana tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari semua pihak yang saling terkait.

“Butuh sinergitas dan dukungan dari semua lintas program dan lintas sektor yang ada di Kabupaten Jepara untuk mewujudkan keberhasilan dari program ini,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER