BETANEWS.ID, JEPARA– Bupati-Wakil Bupati Jepara, Witiarso Utomo-Muhammad Ibnu Hajar kini sudah satu tahun mmeimpin Kabupaten Jepara. 20 Februari 2026, menjadi momen tepat satu tahun masa kepimpinan Wiwit-Hajar usai dilantik pada tanggal yang sama di tahun lalu.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan, salah satu capaian yang berhasil ia wujudkan di masa satu tahun kepemimpinannya yaitu terciptanya suasana masyarakat yang kondusif serta terealisasinya pembangunan infrastruktur jalan.
Khusus hal itu, Wiwit mengatakan, jika perbaikan jalan di Jepara mendapat respon yang positif dari masyarakat.
Baca juga: Pembayaran Pajak Kendaraan di Jepara Masih Tinggi, Diskon 5% Belum Berlaku
“Alhamdulillah hari ini kita genap satu tahun memimpin Jepara. Apa yang menjadi capain kita yaitu masyarakat yang kondusif. Bulan Desember sebelum hujan, capaian Jepara Mulus lewat infrastruktur juga sangat bagus responnya, pembangunan infrastruktur (jalan) juga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya usai kegiatan 1 Tahun Kepemimpinan Wiwit-Hajar di Anjungan Jepara, Pura Maerokoco Semarang, Jumat (20/2/2026).
Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, pada tahun 2024, kondisi jalan di Jepara yang tercatat dalam kondisi mantap yaitu sepanjang 703,091 kilometer, sementara 150,936 kilometer lainnya masih dalam kondisi tidak mantap.
Memasuki tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengalokasikan anggaran sebesar Rp139,60 miliar untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
Alokasi itu digunakan untuk pembangunan, pemeliharaan, serta peningkatan ruas jalan sepanjang 421,84 kilometer yang tersebar di 146 titik. Dengan rincian, penanganan klinis sepanjang 355 kilometer serta peningkatan sepanjang 66,84 kilometer.
Kemudian di tahun 2026, Wiwit menyebutkan, Pemkab Jepara kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp197,16 miliar untuk perbaikan ruas jalan sepanjang 185 km di 116 ruas.
“Tahun ini kita juga alokasikan lagi untuk infrastruktur sebesar Rp197,16 miliar.Itu sepenuhnya berasal dari APBD,” sebutnya.
Tidak hanya itu, dana bagi hasil dari pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), juga sepenuhnya akan dialokasikan untuk pembangun jalan.
Baca juga: Dua Mobil Polres Jepara Disulap Jadi Dapur Umum Selama Ramadan
Selain di bidang infrastruktur, beberapa capaian yang menurutnya sudah terlaksana di masa satu tahun kepemimpinannya yaitu revitalisasi 58 SD Negeri dan 39 SMP Negeri yang bersumber dari APBN.
Beasiswa bagi 2.398 siswa dan mahasiswa dengan anggaran sebesar Rp1,712 miliar dan pemberian insentif bagi 10.827 guru non-ASN dengan anggaran sebesar Rp19,488 miliar.
Di sektor pertanian yaitu tersalurkannya 169 alat pertanian bantuan dari pemerintah pusat serta pembangunan 64,47 km irigasi pertanian.
Di sektor ekonomi, pembanguan ekonomi Jepara meningkat menjadi 5,91 persen pada tahun 2025 dari sebelumya 4,22 persen pada tahun 2024. Angka kemiskinan turun dari 6,09 persen menjadi 5,79 persen. Realisasi investasi mencapai Rp1,995 triliun dan menyerap 36.550 tenaga kerja.
Editor: Kholistiono

