BETANEWS.ID, PATI – Meski cuaca cukup terik, perempuan muda itu terlihat antusias menyaksikan Karnaval Budaya Meron. Ia tampak ikut berjubel di antara warga lainnya yang berada di pinggir jalan.
Sejak jauh-jauh hari, ia sudah mendapatkan informasi adanya perayaan tradisi Meron di Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Pati. Salah satu rangakaian kegiatannya adalah karnaval budaya yang digelar hari ini, Kamis (28/9/2023).
Ia yang kebetulan punya saudara di Sukolilo, sudah sejak tadi malam menginap di tempat saudaranya tersebut. Hal ini supaya tak ketinggalan momen yang baginya bersejarah, apalagi antusias warga sangat tinggi mengikuti kegiatan tersebut.
Baca juga: Ribuan Warga Berjubel Saksikan Kemeriahan Karnaval Budaya Tradisi Meron di Sukolilo Pati
Perempuan asal Kecamatan Pati bernama Elina itu, mengaku rela untuk jauh-jauh ke Sukolilo untuk bisa menyaksikan kemeriahan tradisi Meron yang hanya digelar setahun sekali ini.
“Cukup meriah. Menghibur warga Sukolilo dan sekitarnya. Baru pertama ini. Sebelumnya belum pernah saya. Kebetulan ada saudara di sini. Nginep di rumah saudara. Sudah dari tadi pagi ditutup jalannya,” kata Elina.
Ia juga berencana untuk menyaksikan upacara adat Meron yang dijadwalkan digelar pada Jumat besok. Upacara adat ini, merupakan puncak dari perayaan Meron di Sukolilo.
Sementara itu, Ketua Panitia, Muhammad Soban Rahman mengatakan, karnaval budaya tersebut merupakan rangkaian dari perayaan tradisi Meron.
Baca juga: Menyimak Prosesi Jamasan Keris di Demak, Perlu Teknik Khusus
Ia menyebut, karnaval budaya tersebut diikuti sebanyak 53 peserta atau tim yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan, lembaga pendidikan, komunitas dan desa di Sukolilo dan sebagian peserta dari luar daerah.
“Ini adalah ekspresi kegembiraan warga Sukolilo dalam memperingati Maulid Nabi. Besok pagi ada Gebyar Sultan Agung, dan puncak dari tradisi Meron akan dilaksanakan jam 13.00 WIB,” ungkapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

