31 C
Kudus
Jumat, Juni 14, 2024

Melihat Tempat RA Kartini Menulis Surat yang Akhirnya Jadi Buku Habis Gelap Terbitlah Terang

BETANEWS.ID, REMBANG – Museum RA Kartini di Jalan Gatot Subroto No 8 Rembang tampak ramai didatangi pengunjung, sore itu. Mereka tampak memadati berbagai ruangan yang menyimpan barang-barang peninggalan Tokoh Emansipasi Wanita itu.

Dengan tiket masuk Rp2 ribu, para pengunjung itu tampak dipandu oleh guide untuk menjelaskan isi museum. Pemandu itu adalah Idhom, Konservator Cagar Budaya Museum RA Kartini.

Idhom menjelaskan, museum tersebut menyimpan beberapa peninggalan RA Kartini, mulai dari kebutuhan sehari-hari, tempat pena dan tintanya, stempel, kotak surat, perabotan, obat-obatan herbal, baju, meja rias, perlengkapan mandi, dan lain sebagainya.

-Advertisement-

Baca juga: Situs Perahu Kuno, Jejak Nenek Moyangku Seorang Pelaut di Rembang

Museum RA Kartini punya 11 ruang, yaitu Ruang utama, Ruang pengabdian, Serambi Timur dan Taman Inspirasi, Kamar Mandi, Ruang KTRMAA Djojoadiningrat, Ruang Keluarga, Ruang Makan Keluarga, Ruang Batik dan Lukisan, Ruang Habis Gelap Terbitlah Terang, Ruang Koleksi Buku, dan Ruang mengajar.

Salah satu pengunjung, Dyah, memang sengaja datang jauh-jauh dari Blitar untuk mengenal sosok Kartini. Sebelumnya, ia sudah mengunjungi museum RA Kartini di Jepara dan kemudian melengkapinya dengan berkunjung ke Rembang.

“Yang paling penting saya dapatkan di sini adalah tentang konfirmasi dari apa yang saya baca dari beliau itu ter-transformasi secara nyata di sini. Beliau benar-benar menyempatkan waktu untuk belajar,” ujarnya.

Baca juga: Museum Kartini Jadi Destinasi Wisata Favorit saat Libur Sekolah di Jepara

Bagi Dyah yang baru pertama kali datang ke Museum RA Kartini, akhirnya juga mengetahui visualisasi dari apa yang ia baca.

“Dari buku beliau Habis Gelap Terbitlah Terang ternyata beliau mengkritisi itu, bahwa ternyata di sini, beliau benar-benar serius dengan apa yang dia katakan. Bahwa dia ingin mempelajari, maka itulah yang beliau lakukan,” tambahnya.

Penulis: Dyah Nurmaya Sari, Mahasiswa PPL IAIN Kudus

Editor: Ahmad Muhlisin

Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER