Bakaran Kulon Jadi yang Pertama di Pati Sebagai Desa Cantik

BETANEWS.ID, PATI – Badan Pusat StatistikStatistik (BPS) Pati berkomitmen untuk mendekatkan program statistik kepada masyarakat. Salah satu yang dilakukan yakni membentuk desa binaan melalui program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik.

Kepala BPS Pati, Bob Setyabudi mengatakan, program Desa Cantik tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat di tataran yang paling rendah, yaitu di desa untuk sadar akan pentingnya statistik.

Baca Juga: Dapat Sosialisasi dari KPU Pati, Anjani Jadi Tahu Cara Pilih Capres

-Advertisement-

“Tahun ini kami sudah punya satu wakil yaitu Desa Bakaran Kulon. Nantinya kami harapkan bisa menjadi gambaran yang kita harapkan bisa berjalan dengan baik, ” ujar Bob.

Terkait hal itu, pihaknya bakal memberikan pembinaan dan bimbingan, agar nantinya Desa Bakaran Kulon bisa menjadi Desa Cantik seperti yang diharapkan.

Ia menyebut, terpilihnya Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana sebagai Desa Cantik, karena beberapa ada beberapa kriteria yang dianggap memenuhi dalam program tersebut.

Pertama menurutnya, dari segi fasilitas, baik itu komputer atau internet dan lainnya, Desa Bakaran Kulon dinilai telah memenuhinya.

“Kemudian yang kedua adalah SDM (Sumber Daya Manusia). Percuma kalau kita bina tapi SDM nya tidak ada. Nah, Bakaran Kulon ini, dari segi SDM kami nilai sudah mumpuni, ” ungkapnya.

Selanjutnya, menurutnya hal ini faktor yang paling penting. Yakni ada kemauan dari kepala desa, yaitu desa tersebut mau menjadi salah satu agen dalam memasyarakatkan statistik.

Kemudian, terkait dengan target jumlah desa yang nantinya bakal menjadi desa binaan dalam program Desa Cantik ini, pihaknya belum berani menyebutkan. Namun katanya, pihaknya sudah menyebarluaskan informasi tersebut melalui penanggungjawab di masing-masing kecamatan.

Baca Juga: Tuntut HGB PT LPI Dicabut, Petani dari Tayu Pati Gelar Istighosah di Depan BPN Jateng

“Harapannya nanti bertambah, tapi memang untuk dua tahun ini baru Bakaran Kulon, ” imbuhnya.

Ia juga menyebut, bahwa sebenarnya saat ini merupakan momen terkait dengan Desa Cantik. Hal ini sebagai keberlanjutan dari program Regsosek (Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi).

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER