BETANEWS.ID, PATI – Mengenakan kaus berwarna merah dengan balutan hijab berwarna hitam, perempuan itu nampak duduk di antara ratusan siswa yang saat itu mendengarkan materi dari komisioner KPU Pati. Ia terlihat antusias mendengarkan materi terkait kepemiluan, khususnya untuk pemilih pemula.
Remaja bernama Winih Putri Anjani itu, merupakan satu di antara peserta didik SMA Terpadu Bina Bangsa. Ia yang mengaku baru kali pertama mengikuti sosialisasi terkait pemilu tersebut, kini jadi lebih tahu bagaimana nanti memilih calon presiden dan wakil presiden maupun calon legislatif.
Baca Juga: Tuntut HGB PT LPI Dicabut, Petani dari Tayu Pati Gelar Istighosah di Depan BPN Jateng
“Kita jadi lebih tahu mengenai pemilu. Bagaimana nanti memilih presiden, DPR atupun DPRD, kita tadi diajari bagaimana cara memilihnya,” ujar siswi kelas X tersebut, Rabu (27/9/2023).
Sementara itu, Komisioner KPU Pati Khoirun Nikmah menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi di SMP-SMA Terpadu Bina Bangsa tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
Apalagi katanya, pemilih pemula jumlahnya cukup banyak, yakni bekisar 20 persen. Sehingga, nantinya suara dari pemilih pemula tersebut dapat tersalurkan pada saat pencoblosan pilpres maupun pileg pada 14 Februari 2024 mendatang.
Baca Juga: Buat Pojok Statistik, BPS Pati Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi
“Kami harapkan, suara mereka yaitu pemilih pemula dapat tersalurkan pada pemilu nanti. Tidak ada istilah golput untuk pemilih pemula,” ungkap Nikmah.
Pihaknya juga bakal memfasilitasi pemilih pemula yang ada di sekolah tersebut untuk nantinya bisa tetap menggunakan hak suaranya. Khususnya siswa yang berasal dari luar Pati, hingga luar provinsi Jawa Tengah.
Editor: Haikal Rosyada

