BETANEWS.ID, SOLO – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku tak mendapat undangan dalam acara konsolidasi kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Selasa (15/8/2023) malam. Meski demikian, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa justru hadir pada acara itu.
Saat dikonfirmasi, Teguh menjelaskan bahwa memang benar ia pribadi menerima undangan yang digagas oleh Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul itu.
“Undangan itu saya terima empat atau lima hari yang lalu sebelum acara dilaksanakan,” ujar Teguh usai menghadiri Rapat Paripurna dalam Mendengarkan Pidato Kenegaraan Peringatan HUT RI ke-78 di Gedung DPRD Kota Solo, Rabu (16/8/2023).
Baca juga: Gibran Mengaku Tak Diundang di Konsolidasi Kepala Daerah PDIP di Semarang
Kendati demikian, menurut Teguh, seharusnya Wali Kota juga mendapatkan undangan untuk menghadiri acara itu. Sebab, Kepala Daerah beserta Wakil seharusnya mendapatkan undangan tersebut.
Soal Gibran yang tidak mendapatkan undangan, Teguh mengaku tidak tahu menahu soal hal itu. Namun, Teguh menyebut bahwa pada waktu yang sama, Gibran harus menghadiri rapat tiga pilar di DPC PDIP Solo.
“Pak Wali Gibran datang di acara tiga pilar (di kantor DPC PDIP Solo). Di Solo juga ada acara final PPS (Putra Putri Solo),” katanya.
Baca juga: Di Hadapan Gibran, Prabowo Sebut Solo Sudah Lahirkan Pemimpin Muda Sejak Zaman Penjajahan
Teguh menegaskan, undangan Konsolidasi Kepala Daerah dari PDIP di Hotel Padma, Semarang itu diserahkan langsung masing-masing kepala dan wakil kepala daerah.
Lebih lanjut, Teguh mengungkapkan bahwa dalam rapat konsolidasi itu ada dua hal yang ditekankan partai. Pertama, bagaimana kepala daerah menjaga kondusivitas wilayah masing-masing di tengah suhu politik yang kian memanas.
“Yang kedua PDIP memerintahkan kader memenangkan Capres Ganjar Pranowo. Kedua hal itu yang ditekankan dalam dalam rapat,” rinci Sekretaris DPC PDIP Solo itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

