Peringati Harlah ke-43, KMPP Semarang Adakan Serangkaian Kegiatan di Tambakromo

BETANEWS.ID, PATI – Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang mengadakan serangkaian kegiatan di Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-43. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2023. 

Ketua Umum KMPP Semarang, Yunus Dwi Yulianto mengatakan, pada Harlah KMPP ke 43 ini, pihaknya mengangkat tema “Aksi Nyata Silaturasa, Mengabdi untuk Desa”. Yakni, para mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ini melakukan aksi nyata dengan cara melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Bertahun-tahun Krisis Air Bersih, Warga di Pati Andalkan Air Isi Ulang untuk Konsumsi

-Advertisement-

“Artinya, bahwa kami mahasiswa melakukan aksi secara nyata yaitu dengan bentuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Pati. Sedangkan silaturasa memiliki makna menyambung rasa, baik rasa saling sayang, saling peduli, dan saling memberikan rasa aman,” katanya dalam rilis, Selasa (15/8/2023).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan yang berpusat di Desa Mangunrekso ini, pihaknya menggandeng sejumlah pihak, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas) hingga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati.

“Dalam hal ini, kami mengadakan sejumlah kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan, penyuluhan politik, dan ngaji budaya. Selain itu, untuk memeriahkan acara, kami adakan jalan sehat dengan bagi-bagi doorprize dan ada bazar juga. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan yang telah kami kemas,” ujarnya.

Yunus berharap, melalui kegiatan yang diadakan ini, masyarakat dapat mengenal kampus UIN Walisongo sekaligus dengan organisasi kedaerahannya.

“Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat rasa kekeluargaan  antaranggota KMPP. Serta mengajarkan bagaimana cara menerapkan sebuah ilmu organisasi ke desa secara langsung dan melatih anggota bagaimana cara bersosialisasi dengan masyarakat di desa atau daerah, supaya ketika nanti kembali ke daerah asal bisa menerapkan ilmu tersebut dengan lebih baik,” tuturnya.

Baca Juga: Belasan Desa di Pati Terdampak Kekeringan, BPBD Mulai Sibuk Dropping Air

Sementara itu salah satu warga Desa Mangunrekso, Rifan Amirullah (30), sangat berterima kasih kepada para mahasiswa KMPP Semarang karena telah mengadakan serangkaian kegiatan di desanya. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala. 

“Kami rasa kegiatan seperti ini sangat positif karena berkaitan dengan edukasi. Seperti penyuluhan politik dan kesehatan, ini memberikan pengetahuan baru bagi kami warga Mangunrekso,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER