BETANEWS.ID, KUDUS – Aroma durian langsung menyergap hidung saat memasuki lapak buah dan olahan durian di Kawan Baik yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Ruko Ngasirah Rendeng, Kecamatan/Kabupaten Kudus. Tempat para pecinta durian memuaskan dirinya itu memang tampak ramai siang itu.
Di beberapa meja yang ditempati kastemer itu, ada beberapa olahan durian yang tersaji, mulai dari durian yang disajikan apa adanya hingga berupa es.

Menurut Owner Kawan Baik, Asep, sajian durian dalam bentuk es itu merupakan inovasinya untuk menarik lebih banyak pembeli. Mengingat, selama jualan kurang lebih enam tahun, ia hanya menjual durian saja untuk dinikmati di tempat atau dibungkus.
Baca juga: Ramai di Malam Hari, Es Serut Durian Baba Falah Hasilkan Rp 3 Juta Sehari
“Saat ini menunya sudah banyak, tapi yang menjadi best seller ada tiga macam yaitu es teler durian, sop durian, dan kawah durian,” ujar ayah dua anak tersebut, Rabu (9/8/2023).
Di Kawan Baik, Asep menyediakan tiga jenis durian, yaitu durian montong, durian lokal, dan durian impor. Namun, yang banyak diminati adalah durian lokal karena harganya lebih murah.
Sedang untuk menu es teler durian, Asep menggunakan santan yang dibekukan sebagai pengganti es batu. Pelengkapnay juga bermacam-macam, seperti nangka, durian, alpukat, sagu mutiara, kelapa muda, susu kental manis dan jelly.
“Alasan menggunakan santan yang dibekukan karena ingin mengurangi rasa basi dari santan, jadi agar santan bisa tahan lebih lama. Setelah santan dibekukan, selanjutnya santan akan diserut saat menyajikan minumannya,” jelas laki-laki asli Tegal itu.
Baca juga: Segarnya Es Dawet Ayu Durian di Tembiring Demak yang Harganya Cuma Segini
Harga yang dibanderol juga berbeda-beda mulai Rp15 ribu untuk kawah durian, Rp18 ribu untuk es teler durian, Rp13 ribu es teler original, Rp30 ribu es teler durian montong, dan Rp20 ribu sop durian.
“Sekarang masih offline, jadi tidak ada di GrabFoof dan Shopee. Kalau rencana buka cabang ada di Jepara, targetnya setiap kota,” tuturnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

