31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Layangan Laris Manis di Kudus, Tiga Hari Jualan, Puluhan Terjual

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi Jalan KHR Asnawi, tepatnya di pinggir Makam Desa Bangkalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, sejumlah layang-layang berjajar di pohon satu ke pohon lainnya.

Abdul Khafid (51), penjual layangan mengatakan jika dia baru berjualan sejak hari Rabu (9/8/2023) kemarin.

“Saya ini jualannya agak telat. Seharusnya untuk memulai jualan layangan bulan Juli kemarin saat liburan sekolah. Karena waktu itu kondisi kesehatan saya juga belum baik, sehingga baru saat ini mulai bisa berjualan,” katanya, Jumat (11/8/2023).

-Advertisement-

Baca Juga: Masan Akan Upayakan TKGS untuk Ratusan Penjaga SD Negeri di Kudus

Di sana, Khafid menjual layangan dengan berbagai macam ukuran dan model mengikuti selera pasar. Model layangan yang dijualnya diantaranya, model timbul, plastik, dan kain. Masing-masing model punya gambar yang berbeda-beda.

“Untuk gambarnya beraneka macam seperti gambar kartun, super hero, hewan dan lain sebagainya. Kalau untuk harga mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 200 ribu, tergantung ukuran dan model layangan,” ungkap pria yang beralamat Desa Cangkring, Kecamatan Karanganyar, Demak.

Setiap tahunnya ia berjualan layangan saat musim kemarau. Lantaran di musim seperti saat ini, paling cocok untuk anak-anak bermain layangan.

Baca Juga: Bergas C Penanggungan Diusulkan Jadi PJ Bupati Kudus, Masan: ‘Kan Kancaku’

“Penjualan kali ini baru terjual sekitar 25 layangan. Sebenarnya bulan Agustus ini puncak ramainya peminat layangan. Namun karena saya baru jualan jadinya belum begitu ramai,” tuturnya.

Layangan yang paling laris adalah model layangan yang bergambar kartun, superhero, kemudian burung.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER