31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Kondisi Keluarga Terduga Teroris di Sukoharjo Mengenaskan: Istri Lumpuh, 6 Anak Putus Sekolah

BETANEWS.ID, SOLO – Tim Densus 88 AntiTeror Polri menangkap terduga teroris, TN (38), warga Dukuh Turi RT 2 RW 7, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (2/8/2023). Dari informasi yang didapatkan Betanews.id, TN tinggal bersama ibu, istri, dan keenam anaknya.

Ibu TN yang sudah masuk lanjut usia (lansia), sehari-harinya berjualan di kantin sebuah pabrik yang ada di dekat rumahnya. Sementara istrinya mengalami kelumpuhan usai mengandung dan melahirkan anak terakhirnya.

“Istrinya Pak TN itu kan sakit lumpuh karena tulangnya mengalami pengapuran karena sering melahirkan jaraknya terlalu pendek, jadi resikonya itu tadi,” papar Ketua RT setempat, Usman Saubari, Jumat (4/8/2023).

Baca juga: LPSK Beri Kompensasi Korban Terorisme di Jateng Sebesar Rp3 Miliar

TN diketahui mempunyai tujuh orang anak, namun satu di antaranya meninggal dunia sesaat setelah dilahirkan. Sedangkan yang lainnya harus putus sekolah karena kondisi perekonomian keluarganya yang tidak baik, ditambah TN yang tidak diketahui pekerjaannya.

Saat dilakukan penggeledahan oleh Tim Densus 88 pada Kamis (3/8/2023) pagi, tangis sedih dari ibu TN terurai. Wanita paruh baya itu khawatir dengan nasib anak-anak dan istri TN.

“Dan kemudian karena ibu Mas TN sudah sepuh, takutnya kalau TN kena kasus ini nanti lama dipenjara atau gimana itu kan, takutnya nanti ke anaknya dan istrinya sing ngopeni (yang merawat) siapa, itu sampai menangis,” ujar Usman.

Namun, di lain sisi, Usman juga menjelaskan keseharian TN yang begitu tertutup. Padahal, keluarga dan kerabatnya yang lain masih sering kali bersosialisasi dengan warga masyarakat sekitar.

Baca juga: Tim Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Sukoharjo dan Boyolali

“Karena tertutup saya kurang tahu, jadi aktivitasnya itu hanya keluar, kalau pulang ya udah pulang, nggak pernah keluar (bersosialisasi). Sebelum saya jadi Ketua RT, orangnya udah tertutup sejak dulu,” ungkap Usman.

Meski memiliki kepribadian yang tertutup, TN diketahui sering mengadakan perkumpulan tertutup setiap Kamis malam yang berisi lima hingga enam orang. Soal perkumpulan itu, Usman mengaku tidak mengetahui isinya.

“Saya kurang tahu, kadang kala setiap malam Jumat ada pertemuan di sini, kayak pengajian baca alquran, di rumah saja. Cuman sedikit (jumlahnya), kebanyakan yang (usianya) lebih tua (dari TN), sebaya juga ada. Saya enggak tahu jamaaahnya apa juga,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER