BETANEWS.ID, KUDUS – Gabungan Ranking 1 hasil tes seleksi Perangkat Desa Kabupaten Kudus yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjajaran (Unpad) berencana menggelar aksi di depan Pendopo Kudus, Rabu (23/8/2023). Aksi tersebut menuntut agar para ranking satu segera dilantik jadi perangkat desa.
“Tuntutan kami tidak ada kompromi, pelantikan harga mati,” ujar koordinator aksi Teguh Santoso kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Selasa (22/8/2023).
Aksi tersebut, kata Teguh, menindaklanjuti pernyataan Bupati Kudus, Hartopo, yang dianggapnya tidak konsisten. Pasalnya, dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Kudus perkara 26, bahwa pelantikan bisa dilakukan maksimal tujuh hari kerja setelah ada putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Kudus.
Baca juga: Kumpulan Ranking 1 Perades Klaim Menangkan Gugatan, Hartopo: ‘Kami Belum Berani Beri Keputusan’
Namun, setelah ada putusan pengadilan, Bupati Kudus berstatement bahwa putusan tersebut sifatnya hanya memindahkan tempat sidang dari PN Kudus ke PN Sumedang, tidak memutus pemenang sidang, tergugat atau penggugat. Sehingga, itu sebagai dasar Bupati Kudus tidak berani melakukan pelantikan,
“Kita menyayangkan hal itu, dan kami mendesak bupati untuk mencabut pernyataan itu. Usai putusan perkara 26, maksimal tujuh hari kerja harusnya dilakukan pelantikan. Nah ini keputusan beliau sendiri kok, beliau malah berstatement kayak itu. Artinya beliau tidak konsisten,” tegas Teguh.
Teguh mengatakan, aksi yang digelar tersebut akan diikuti oleh semua kumpulan ranking 1 hasil seleksi FISIP Unpad, keluarga, teman, kerabat dan yang memberikan support. Rencana total peserta aksi sekitar seribu orang.
“Kalau total kumpulan ranking 1 hasil seleksi tes perades FISIP Unpad itu jumlahnya ada 201. Nanti keluarga dan kerabat ikut aksi semua,” bebernya.
Baca juga: Gugatan Pansel Perades Ditolak PN Kudus, Kuasa Hukum Unpad: ‘Urusan Selesai, Kok Bikin Gugatan’
Para kumpulan ranking 1 yang ikut aksi akan berkumpul di masing-masing kecamatan sekira pukul 8:00 WIB. Setelah itu baru bertolak ke depan Pendopo Kudus.
“Sekira antara pukul 9:00 WIB atau 10:00 WIB kemungkinan kami akan mulai aksi di depan Pendopo Kudus,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Kudus, Hartopo, mempersilakan para kumpulan rangking 1 hasil seleksi perades FISIP Unpad melakukan aksi. Sebab, hal itu adalah hak mereka.
“Monggo kalau mau aksi, tapi kita tawarkan untuk audensi. Karena menurut kami audensi itu lebih elegan,” ujar Hartopo di Pendopo Kudus, Selasa (22/8/2023).
Editor: Ahmad Muhlisin

