Wisatawan Karimunjawa Membeludak, Banyak Rumah Warga Jadi Homestay Dadakan

BETANEWS.ID, JEPARA – Area parkir Pelabuhan Penyebrangan Kartini Jepara tampak dipenuhi puluhan mobil dan beberapa bus pariwisata. Tidak hanya di dalam area pelabuhan, di luar gerbang pelabuhan juga tampak beberapa mobil dan bus pariwisata yang terparkir. Hal tersebut ternyata imbas dari membeludaknya para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Karimunjawa.

Kepala Desa Karimunjawa, Arif Setiawan, menyampaikan, pada momen libur panjang kemarin jumlah wisatawan yang berkunjung sudah melebihi kapasitas atau daya tampung dari hotel maupun homestay yang tersedia. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan yang tidak mendapat penginapan sehingga terpaksa menginap di rumah-rumah warga.

Wisatawan dan warga Karimunjawa saat hendak menyeberang ke Pulau Karimunjawa dari pelabuhan Jepara, Selasa (4/7/2024). Foto: Umi Nurfaizah

“Dari informasi yang disampaikan kepada saya banyak yang merasa tidak nyaman, sebab pada masa libur panjang kemarin jumlah wisatawan sangat banyak, yang malah mengganggu kenyamanan bagi yang ada di Karimunjawa, kapasitasnya tidak mumpuni,” katanya saat ditemui di Kantor Setda Kabupaten Jepara, Selasa (4/7/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Hutan Karimunjawa Dibabat untuk Bangun Hotel, Monyet Ekor Panjang Mulai Serang Permukiman

Ia mencontohkan, ketidaknyaman tersebut seperti banyaknya wisatawan yang berekspetasi dapat menikmati suasana matahari tenggelam dari bibir pantai, tetapi yang terjadi keadaan pantai sangat penuh.

“Wisatawan yang ekspetasinya pada saat berangkat mau nginep di hotel yang nyaman, kemarin itu semua penginapan penuh. Sehingga mereka terpaksa menginap di rumah penduduk, sehingga kurang nyaman,” tambahnya.

Dari ksus tersebut,  ia berharap ada pembatasan untuk wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa. Mengingat, kapasitas hotel atau tempat penginapan yang ada di Karimunjawa sekitar 3.250 pengunjung.

Baca juga: Petambak Udang Karimunjawa Membandel, Pemkab Jepara Akan Tempuh Jalur Hukum

Ketua Perkumpulan Biro Wisata Karimunjawa (PKBI), Sudarmono, menambahkan, jumlah wisatawan sudah overload atau melebihi batas maksimal.

“Kita memang patokan dari jumlah daya tampung kamar hotel, karena biar pengunjung dapat penginapan. Cuma yang terjadi kemarin kan banyak yang nggak dapat kamar terutama yang berangkat sendiri tanpa dari biro,” tambahnya.

Editor: Ahamd Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER