31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Pernah Viral, Pantai Glagah Wangi Demak Kini Sepi Pengunjung Gara-Gara Ini

BETANEWS.ID, DEMAK – Pantai Glagah Wangi Istambul, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, tampak sepi pengunjung, Rabu (26/7/2023). Siang itu, hanya ada dua pengunjung yang sedang bersantai di gazebo dekat bibir pantai.

Suasana asri dengan kondisi pantai yang bersih dan dipenuhi pohon mangrove, seharusnya menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk menikmati keindahan laut. Akan tetapi, kerusakan pantai berakibat menurunkan minat pengunjung untuk datang.

Kondisi Pantai Glagah Wangi Istambul rusak parah karena abrasi. Foto: Sekarwati

Berdasarkan pantauan betanews.id, di beberapa bagian area bibir pantai mulai digenangi air. Selain itu, pohon-pohon mangrove juga mati lantaran efek dari pengikisan pantai. Padahal, pantai ini dulunya pernah viral dan sangat ramai wisatawan.

-Advertisement-

Baca juga: Nasib Anak Tiga Desa di Demak Melawan Perubahan Iklim

Menurut keterangan salah satu penjual kaki lima, Bandiyah, bagian bibir pantai sempat ramai digunakan untuk kegiatan. Akan tetapi, saat ini tidak bisa digunakan lagi karena sudah dipenuhi air.

“Dulu itu, dibuat banyak kegiatan, seperti tempat kamping, voli, senam pagi, orang motor-motoran pakai ATV, tapi sekarang sudah tidak bisa,” ungkapnya.

Bandiyah mengatakan, abrasi mulai dirasakan sejak tiga tahun terakhir. Akibatnya, air rob sering menerjang tempatnya berjualan. Ia mengaku ketinggian air rob pernah mencapai hingga sepusar orang dewasa.

“Makin tahun makin parah, ketika rob biasanya seperti ini (siang) sudah penuh. Nanti setelah magrib surut. Tingginya tidak tentu jam-jamnya terkadang pukul 9.00 WIB. Tapi seminggu ini tidak naik lagi,” cerita Bandiyah.

Baca juga: Kurangnya Kesadaran Pemeliharaan Mangrove Jadi Penyebab Abrasi di Demak

“Sebelum Covid-19 itu pengunjung paling ramai bisa sampai 7.000 orang saat tahun baru. Meskipun hari aktif pun ramai. Sekarang setelah itu, tidak terlalu banyak orang datang, paling ramai hanya Minggu itu saja 300 orang,” imbuhnya.

Sebagai pengunjung yang sering datang ke Pantai Glagah Wangi Istambul, Septi, mengaku sedih melihat kondisi wisata di Tambakbulusan. Suasana keramaian pantai tidak bisa dirasakan lagi semenjak adanya abrasi di wilayah tersebut.

“Sedih banget, soalnya dulu bersih, tertata rapi, pokoknya enak. Untuk kelasnya Demak itu bagus. Saya ke sini dulu tahun 2020-2021. Pas ke sini lagi kok gini banget dan tidak terawat sekali ini pantai,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER