31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Pemdes Tunjungrejo Terkendala Status Tanah untuk Bedah Rumah Mbah Srinah

BETANEWS.ID, PATI – Salah seorang warga Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati, bernama Srinah (66) tinggal di sebuah gubuk kecil di perkebunan atau pekarangan milik warga setempat. Perempuan tua tersebut, sudah puluhan tahun tinggal di lokasi itu.

Terkait hal ini, Kepala Desa Tunjungrejo, Muhammad Ali Yudi, mengatakan, sebenarnya Mbah Srinah memiliki dua anak kandung, namun yang bersangkutan lebih memilih tinggal di gubuk.

Gubuk reyot milik Mbah Srinah di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Foto: Kholistiono

“Mbah Srinah ini sudah puluhan tahun tinggal di pekarangan milik warga. Dan alhamdulillahnya yang punya pekarangan mengizinkan,” ujar Ali, Rabu (19/7/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Sebatang Kara di Margoyoso Pati yang Tinggal di Gubuk Reyot

Ia menyebut, sebenarnya pemerintah Desa sudah membuatkan rumah sederhana untuk ditempati Mbah Srinah. Namun memang, rumah itu hanya ditempati malam hari ketika tidur. Sedangkan siang hari lebih memilih tinggal di gubuk.

Ali mengatakan, sebenarnya pemerintah desa berkeinginan untuk membuatkan rumah dengan bangunan permanen. Namun, pihaknya terkendala dengan status tanah yang ditempati, karena bukan milik pribadi.

“Kendalanya untuk rumah tinggalnya, karena itu pekarangan bukan miliknya, kami belum bisa membuatkan bangunan permanen. Jadi bangunan seadanya seperti itu,” ungkapnya.

Termasuk katanya, untuk jaringan listrik, pemdes sebelumnya sudah memberikan lampu penerangan ke rumah Mbah Srinah. Namun, karena yang bersangkutan takut, sehingga jaringan listrik tersebut diambil kembali.

Baca juga: Kisah Pilu Kakek Renta di Kudus yang Sudah Dua Tahun Tinggal di Gubuk

Kemudian, warga bergotong royong memasang lampu penerangan di dekat lokasi rumah Mbah Srinah, agar tidak terlalu gelap.

Selanjutnya, terkait dengan bantuan sosial, pihaknya memastikan bahwa Mbah Srinah masuk dalam data penerima bantuan.

“Bantuan insyaallah dapat terus, Mas. Bahkan, kami dari perangkat desa itu ada yang selalu memantau keseharian Mbah Srinah,” ungkapnya.

Bahkan, ketika ada pencairan bantuan, pihaknya yang membantu mengurusnya hingga beres, sehingga yang bersangkutan nantinya tinggal terima.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER