31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Nasgor Seafood Kedai Kang Kas, Harga Kaki Lima Rasa Bintang Lima

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah pembeli terlihat memadati kursi maupun lesehan yang tersedia di Kedai Kang Kas, Jalan Sentot Prawirodirjo, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Mereka ada yang menunggu pesanannya selesai, ada pula yang sedang menikmati suguhan menu di sana.

Di sisi lain, seorang pria memakai celemek tampak lihai mengunakan spatula dengan menggoreng nasi goreng (nasgor) pesanan pembelinya. Dia adalah Kasiran (34), owner Kedai Kang Kas.

Baca Juga: Manfaatkan Limbah Dapur, Pupuk Cair Bibit Mas Tembus Luar Jawa

-Advertisement-

Saat ditemui, Kang Kas sapaan akrabnya kemudian sudi berbagi informasi tentang usahanya yang dirintis sejak 7 Juli 2023 itu. Ia menuturkan, kedai yang dirintis bersama satu temannya itu berbeda dengan nasgor pada umumnya yang dijual sama-sama di pinggir jalan.

Menurutnya, nasgor yang dijualnya itu menggunakan bumbu dapur atau bumbu rempah, serta tidak menggunakan kecap. Sehingga warna nasgor saat disajikan kepada pembeli berwarna putih seperti halnya tampilan nasgor yang ada di restoran. Selain itu, Kedai Kang Kas mempunyai menu andalan yakni nasgor seafood yang jarang ditemui.

“Intinya pengen menjual menu yang berbeda dengan lainnya. Kebetulan saat ini kan masih jarang yang menjual nasgor seafood, jadi biar beda saja,” katanya kepada Betanews.id, Jumat (28/7/2023) malam.

Kasiran menjelaskan, tak hanya menjual nasgor, kedai miliknya juga menyediakan mi nyemek yang banyak diminati kalangan anak muda. Menurutnya, masing masing menu yakni nasgor maupun mie nyemek memiliki varian. Di antaranya telur, ayam, seafood, dan komplit.

“Kalau untuk harganya mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu. Paling banyak diminati dan sering cepat habis adalah menu nasgor,” ungkap bapak satu anak tersebut.

Meski baru berjalan dua pekan ini, katanya, kedai tersebut sudah menjadi jujugan para pembeli dari kalangan anak muda dan keluarga. Masing-masing menu memiliki pasar yang berbeda. Menu nasgor biasanya diminati dari kalangan keluarga dan mi nyemek dari anak muda.

“Alhamdulillah untuk penjualan setiap harinya bagus. Animo pembeli yang datang juga bagus. Bahkan ada waktu ramainya itu dagangan habis sampai jam 8 malam, dari buka mulai jam 5 sore,” tuturnya.

Pria yang beralamat Desa Undaan Lor RT 2 RW 3, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus itu menambahkan, setidaknya dalam penjualan setiap harinya, pihaknya mengaku bisa menjual 40 hingga 48 porsi.

Di awal bulan hari Jumat, lanjut Kasiran, pihaknya menyediakan menu nasgor maupun mie nyemek gratis dengan kuota 10 pembeli pertama.

Baca Juga: Cerita Leli, Merantau untuk Jual Bendera, Sempat Mau Pulang Karena Sepi

Salah satu pembeli, Selia dan Putri mengaku sengaja membeli nasgor di sana. Menurutnya, mereka berdua penasaran dengan nasgor yang dimasak tanpa menggunakan kecap. Sehingga hal itu menjadi alasan mereka untuk membeli di sana.

“Pertama kali menikmati nasgor tanpa kecap. Untuk rasanya enak dan harga worth it lah,” sambung Selia warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER