BETANEWS.ID, DEMAK – Pelaksanaan Grebeg Suro Girikusumo yang diadakan oleh Yayasan Kyai Ageng Giri Pesantren Girikusumo disambut antusias masyarakat Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Empat gunungan yang ada di Grebeg Suro tersebut berupa isian sayur-sayuran, seperti cabai, bayam, kangkung, daun singkong, wortel, terong, lobak, nanas, kacang panjang, dan lain-lain.
Baca Juga: Baru Pertengahan Tahun, Laba BPR BKK Kudus Sudah Lampaui Target
Tidak hanya warga lokal, masyarakat dari luar daerah juga turut mendapatkan isi empat gunungan hasil bumi, untuk mendapatkan keberkahan peringatan tahun baru hijiriah.
Seperti yang dilakukan warga asal Ungaran Dewi Aisyah. Ia mengaku sering mengikuti Grebeg Suro setiap tahunnya.
“Tadi dapat sayur kemangi, daun ketela, kangkung, banyak sekali. Saya rutin ikut Grebeg Suro karena saya pernah sekolah di sini, jadi ingin mengambil keberkahannya aja, ” katanya.
Tidak hanya Dewi, warga asal Purwodadi, Harti turut senang karena kebagian mendapatkan sayuran gunungan Grebeg Suro Girikusumo. Agar tidak tertinggal momen, ia bahkan sudah datang sejak awal acara.
“Saya dapat jagung, petai, bayem, gambas, dan tomat nanti dimakan sama anak. Saya tadi nungguin dari pukul 13.00 WIB sambil jenguk anak sekolah di sini,” terangnya.
Baca Juga: Banyak Diburu, Air Kendi Pasukan Patang Puluh Grebeg Suro Girikusumo Dipercaya Datangkan Berkah
Sementara itu, menurut putra KH Muhammad Munif, Gus Hanif Maimun, empat gunungan hasil bumi memiliki filosofi yang mendalam. Berupa perpaduan nilai kebudayaan Jawa dan Islam.
“Tujuannya adalah bersyukur dan bersedekah, sehingga bisa menolak balak. Jadi empat itu berwujud empat arah mata angin,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

