Libur Panjang, Tak Ada Lonjakan Pengunjung di Pantai Kartini Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Momen libur panjang akhir pekan lalu ternyata tak mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan di Pantai Kartini Jepara. Hal itu tak sesuai dengan harapan pengelola

Joko Wahyu Sutejo, Pengelola Pantai Kartini Jepara mengungkapkan bahwa pada momen libur panjang Iduladha 1444 H kemarin tidak mampu menaikkan terjadinya lonjakan pengunjung ke wisata Pantai Kartini.

Baca Juga: 506 Perenang Ikuti Krapprov Bupati Jepara Cup ke-5

-Advertisement-

Jumlah tersebut, menurutnya justru mengalami penurunan dari sebelum adanya pandemi Covid-19. Padahal momen tersebut diharapkan menjadi salah satu momentum untuk bisa menaikkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pantai Kartini.

“Ramainya memang hari minggu, bahkan beberapa hari kemarin (jumat dan sabtu) tidak terjadi lonjakan yang signifikan. Karena kalau bicara libur panjang harapannya terjadi lonjakan, Jumat dan sabtu kebanyakan di isi sama mobil-mobil pribadi, baru hari minggu ada rombongan bus-bus pariwisata dari luar kota,” katanya pada Betanews.id, Senin (3/7/2023).

Semakin banyaknya pilihan pariwisata di Jepara disebut menjadi salah satu faktor sepinya jumlah kunjungan ke Pantai Kartini. Ia mengaku senang dengan adanya perkembangan pariwisata di Jepara.

Namun di lain sisi juga menjadi tantangan bagi pengelola wisata milik Pemerintah Kabupaten untuk tetap bisa menarik kunjungan wisatawan.

“Ada beberapa faktor, Jepara ini kan sekarang pilihan pariwisatanya sudah banyak, sehingga dari dinas pariwisata memang berupaya untuk menata serta memelihara beberapa area seperti taman yang ada di dalam itu saat ini sedang masa perbaikan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kedepan rencananya akan ada penambahan beberapa area baru untuk bisa menarik kunjungan wisatawan.

Baca Juga: Kukuhkan Predikat Kota Ukir, Pemkab Jepara Bakal Adakan Festival Ukir

Sepinya jumlah pengunjung menyebabkan setengah dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan berasal dari wisata Pantai Kartini sampai saat ini belum tercapai.

“Target PAD untuk satu tahun ini Rp 1,2 miliar, tapi sampai di pertengahan tahun memang setengahnya saja belum tercapai, ya sebabnya tadi sekarang pilihan pariwisata makin banyak, cuma dari kami berupaya untuk membenahi beberapa bagian untuk menarik lagi kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER